Cuan Miliaran per Bulan dari Proyek MBG buat Yasika Aulia, Putri Ketua II DPRD Sulsel??

Pertanyaan ini meledak setelah publik mendapati bahwa di usia baru 20 tahun, Yasika Aulia Ramadhani—putri Wakil Ketua II DPRD Sulsel, Yasir Machmud—menguasai bukan satu, bukan lima, tapi 41 dapur MBG lewat jaringan yayasan yang berbeda-beda.

Dari 41 dapur itu, 17 sudah operasional, menyerap sekitar 850 pekerja, dan diklaim melayani 60 ribu penerima manfaat. Tapi di luar angka manis itu, publik justru melihat pola lama: program negara berubah jadi ladang keluarga pejabat.

Lebih pedas lagi, hitung-hitungan politisi menunjukkan potensi cuan hingga Rp246 juta per hari, atau Rp6,3 miliar per bulan, dari margin sekitar Rp2.000 per porsi di setiap dapur yang rata-rata memproduksi 3.000 porsi.

BGN mengakui regulasi normalnya membatasi 10 dapur per yayasan, tapi Yasika bisa melompat jadi 41 dapur karena menggunakan nama yayasan berbeda. Dan meski sorotan makin panas, BGN tetap menolak menutup dapur-dapur itu dengan alasan: ‘anak-anak butuh makan.’

Sementara rakyat? Ya, tetap kebagian remah-remah anggaran. Itu pun masih untung kalau nggak keracunan dari proyek yang kini lebih mirip bancakan kekuasaan ketimbang misi gizi.