Melihat Purwakarta Yang Modern Berbalut Kearifan Budaya Sunda
Ada yang berbeda dari Kota Purwakarta setelah dipimpin Bupati Dedi Mulyadi. Purwakarta yang tadinya panas, kotor, dan semrawut kini terlihat sangat bersih, rapi, tenang dan tertib. Tak hanya itu, Purwakarta juga bertransformasi menjadi kota yang modern, namun tak meninggalkan kearifan budaya lokal.
Hal itu bisa dilihat di salah satu destinasi wisata andalan Purwakarta yaitu Museum Bale Panyawangan Diorama Purwakarta. Museum ini merupakan wujud bagaimana modern bisa dicampurkan dengan budaya lokal. Museum yang menceritakan sejarah dan budaya kota Purwakarta ini dilengkapi teknologi modern seperti augmented reality, dan teknologi canggih lainnya.
Kota Purwakarta selain peduli dengan kearifan lokal, kota ini juga peduli dengan turis atau wisatawan yang datang dikota ini, kota yang tertata rapi, taman-taman yang indah, serta fasilitas-fasilitas juga ada dikota ini. Yang cukup menarik, di jalan raya di tengah kota kita bisa lihat adanya jalur khusus pejalan kaki apabila di jalan itu tidak ada trotoar, memang beberapa sudut jalan kota ada trotoar, tetapi apabila ada satu titik tidak ada trotoar, kota ini juga memberikan jalan khusus pejalan kaki.
Kemudian, Purwakarta juga punya andalan untuk wisata kuliner. Salah satunya adalah Sate Maranggi. Makanan yang sudah tersohor ini bahkan menjadi inspirasi adanya festival kuliner Steak Maranggi Festival. Lewat acara ini, Purwakarta ingin berinovasi mengembangkan makanan khas sate maranggi menjadi steak maranggi yang berbahan dasar daging kambing.
Acara ini memang digelar untuk semakin mendongkrak popularitas Sate Maranggi dari makanan kebanggaan nasional menjadi kebanggaan international. Karena itulah inovasi steak maranggi dilakukan.
Hal yang menarik adalah bahwa kegiatan lomba ini diikuti oleh anak-anak sekolah Sekolah tingkat menengah dan tingkat atas, hal ini menunjukkan bahwa generasi muda Purwakarta akan dbentuk sejak dini, mereka akan disiapkan untuk menjadi manusia modern yang cerdas dan tetapi mecintai budayanya. Selain acara lomba memasak, acara Steak Maranggi Festival juga ada hiburan musik tradisional dan tarian tradisional Sunda.
