Mengintip Peluang Ridwan Kamil di Pilgub Jabar

Rabu, 23 Agustus 2017, 11:00:00 WIB - Politik

Dua bakal calon Gubernur Jawa Barat yakni Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi (kanan) dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (tengah) menghadiri acara Musyawarah Wilayah ke-4 PKB Jawa Barat, di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (2/8). (ANTARA)

JAKARTA, GRESNEWS.COM - Meski tak dilirik partai besar untuk maju ke ajang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat, namun peluang Walikota Bandung Ridwan Kamil untuk maju ke ajang perebutan kursi Jabar-1 belum tertutup. Pasalnya, beberapa partai tengah saat ini tengah menjajaki kemungkinan berkoalisi dan salah satu dari partai itu, yaitu Partai Amanat Nasional, sudah memberi sinyal mendukung pria yang akrab disapa Emil itu.

Sinyal dukungan itu mulai muncul saat Emil hadir dalam acara rapat kerja nasional PAN. Pasca acara itu, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan memberikan sinyal dukungan terhadap Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Ia mengaku senang apabila kadernya bisa mendampingi Ridwan Kamil pada Pilgub Jabar 2018.

"Kalau teh Desy atau Bima (berpasangan dengan Ridwan Kamil) tentu suatu kehormatan (bagi PAN)," ujarnya Zulkifli Hasan, Selasa (22/8).

Menurutnya parpol mana pun tentu ingin kadernya maju. "Karena dengan kadernya masuk ke eksekutif atau legislati bisa membawa perubahan terhadap kebijakan-kebijakan," katanya.

Namun ia mengaku sejauh ini belum mengambil keputusan apapun terkait dukungan politik di Pilgub Jabar mendatang. Komunikasi terus dijalin dengan sejumlah partai politik seperti Gerindra, PKS dan NasDem. "Saya juga ketemu Surya Paloh (bahas berbagai hal)," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku tertarik untuk maju bersama Bima Arya pada Pilgub Jabar mendatang. Dia mengaku cocok dengan orang nomor satu di Kota Bogor tersebut. "Karena temanya PAN, kalau disuruh milih, Kang Bima kecengan saya. Karena sama-sama eksekutif, muda dan sering ketemu," ujarnya.

Emil memberi sejumlah alasan 'melirik' Wali Kota Bogor itu untuk menjadi pendampingnya dalam Pilgub Jabar. Salah satunya karena sama-sama datang dari kepala daerah dan berusia muda. "Karena sama-sama eksekutif, muda, dan sering ketemu," kata Emil.

PAN sendiri sudah membuka sinyal siap mendukung Emil sebagai cagub dalam Pilgub Jabar 2018. Bahkan rencananya, wacana menduetkan kadernya, Bima Arya, dengan Emil akan dibahas dalam Rakernas ini.

"Pak Ridwan Kamil menegaskan bahwa yang bersangkutan ingin maju dengan pasangan yang kebetulan kader PAN, yaitu Wali Kota Bogor Bima Arya. Ini komunikasi politik yang sudah kita jalin, aspirasinya juga kita tangkap. Nanti saya pikir akan dibahas (di Rakernas)," terang Sekjen PAN Eddy Soeparno, Senin (21/8).

Dengan merapatnya PAN ke Emil nanti, partai pimpinan Zulkifli Hasan itu akan menambah kekuatan poros NasDem, yang tengah mengumpulkan dukungan untuk tiket maju Emil di Pilgub Jatim. Selain PAN, partai yang sudah menyatakan siap merapat ke Emil adalah PKB, PPP, dan Hanura. "Kita sekarang pelajari yang merupakan calon menjanjikan karena surveinya terakhir ini menduduki peringkat tertinggi, yaitu Pak Ridwan Kamil," tutur Eddy.


Baca selanjutnya: 1 2 3 4

Komentar