KPK kembali memeriksa saksi dalam kasus suap proyek infrastruktur di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Saksi yang diperiksa merupakan pejabat di Kemen PUPR.

Mereka yang diperiksa di antaranya Iwan Zarkasi selaku Kasubdit Teknik Jembatan Ditjen Bina Marga Direktorat Bina Teknik Kementerian PUPR, Solo Riyadi Limbong mantan Kepala Bidang Pelaksanaan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI, Abram Elsajaya Barus mantan Kabid Teknik di lingkungan Badan Pengatur Jalan Tol.

Saksi lainnya, Didik Rudjito selaku Kasubdit Bimbingan Teknik Jalan Daerah, Agusta Ersaga Sinulingga mantan Kepala Bidang Sistem Manajemen Mutu Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional I.

Kemudian Hari Suko Setiono selaku Kasubdit Jalan Bebas Hambatan. Lalu ada nama Kepala Subdirektorat Pengadaan Tanah Direktorat Jenderal Bina Marga Achmad Herry Marzuki, lalu Sugiyartanto yang pernah menjabat sebagai Kasubdit Sistem Pengendalian Wilayah III Direktorat Bina Pelaksanaan Wilayah III Ditjen Bina Marga.

KPK juga memeriksa Singgih Karyawan selaku staf teknik di Ditjen Bina Marga, Hari Laksmanto yang pernah menjabat sebagai Kepala Balai Besar Jalan Nasional VI Makassar, Eni Anggraeni yang tercatat menjabat sebagai Kepala Bagian Ortala dan Kepegawaian Bina Marga.

Nama lainnya yaitu Timbul Manahan Pasaribu yang pernah menjabat sebagai Kepala BPJN XII Balikpapan, Ahmad Sofian Lubis yang tercatat sebagai Kepala Subdit Bina Pelaksana Wilayah II Ditjen Bina Marga, Atyanto Busono selaku Kepala Balai Pelaksanaan jalan nasional XI, Djoko Sulistyono selaku Kepala Subdit Wilayah I C Direktorat Bina Pelaksanaan Wilayah I Ditjen Bina Marga. Rakhman Taufik selaku Kasubdit Perencanaan dan Program Direktorat Jembatan Ditjen Bina Marga

Lalu Srie Handono Mashudi selaku Kasubdit Teknik Jembatan Kementerian PUPR, Miftachul Munir selaku Kasubdit Pemrograman Direktorat Pengembangan Jaringan Jalan Ditjen Bina Marga, Risman Sibarani yang pernah menjabat sebagai Kasubdit Binlak Wil IA Ditjen Bina Marga, Subaiha Kipli yang pernah menjabat sebagai Kepala Sub Direktorat Lingkungan dan Keselamatan Jalan, Ditjen Bina Marga, lalu Syarkowi selaku Kasubdit Pemantauan dan Evaluasi, dan terakhir Wakil Direktur Bina Marga Triono Junoasmono.

"Para saksi diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AHM (Amran HI Mustary," kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha, Rabu (28/9). (Ena/Dtc)