Kementerian PPN/Bappenas Lelang Jabatan Pimpinan Tinggi

Dalam paparan penataan organisasi di Gedung Kementerian PPN/Bappenas, Andrinof menyebut terdapat lima pos yang dibuka untuk tahap awal seleksi lelang jabatan Bappenas. 

Post Image
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinoff Chaniago. Bappenas melakukan lelang jabatan di beberapa posisi jabatan tinggi (ANTARA)

JAKARTA, GRESNEWS.COM - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas resmi membuka lowongan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya. Peraturan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri PPN/Kepala Bappenas tentang Pengisian JPT Madya melalui seleksi terbuka tahun 2015.

"Kami membuka 5 posisi jabatan melalui seleksi terbuka pada tahun ini," kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago, Jakarta, Kamis (11/6).

Dalam paparan penataan organisasi di Gedung Kementerian PPN/Bappenas, Andrinof menyebut terdapat lima pos yang dibuka untuk tahap awal seleksi lelang jabatan Bappenas. Dimana, lima jabatan dimaksud terdiri dari tiga pos Deputi dan dua posisi staf ahli.

Secara rinci, Andrinof menjelaskan, tiga lowongan Deputi yang dimaksud antara lain adalah Deputi Pengembangan Regional, Deputi Pengembangan Masyarakat, budaya dan masyarakat serta Deputi Pemantauan dan Evaluasi Pembangunan.

Kemudian, untuk jabatan Staf Ahli (Sahli) adalah Sahli bidang Pembangunan Sektor Unggulan dan Infrastruktur. Staf ahli ini akan berfungsi membantu menteri memberikan masukan dan kajian mengenai perencanaan pembangunan infrastruktur serta posisi terakhir yaitu Staf ahli bidang pembangunan sosial dan Penanggulangan Kemiskinan.

Selain SK Kementerian, lanjut Andrinof, upaya perombakan struktur dimaksud berdasarkan pada Preaturan Presiden. Dimana, hal tersebut dimuat dalam amanat Perpres Nomor 65 Tahun 2015 tentang Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasonal dan Perpres Nomor 66 Tahun 2015 tentang Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

"Pergantian jabatan didasarkan juga pada regenerasi pejabat lama yang kini telah memasuki masa pensiun," kata Andrinof.

Selain itu, Andrinof menambahkan, salah satu pertimbangan lain dalam pergantian jabatan organisasi adalah terkait pejabat lama yang masa kerjanya sudah lebih dari lima tahun.

Andrinof menjelaskan, pergantian ini bertujuan untuk mencapai visi-misi pemerintahan untuk lima tahun kedepan sesuai agenda Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM)

Terkait prose seleksi, Andrinof mengundang para kandidat terbaik untuk mengikuti seleksi terbuka ini. Untuk itu, dia berharap proses rekrutmen pegawai tersebut dapat dimanfaatkan dan digelar secara transparan. Dimana, Andrinof meyakini pihak Panitia Seleksi (Pansel) telah mempersiapkan mekanisme rekrutmen sebaik mungkin untuk menjamin hasil dan kompetisi pemilihan yang berkualitas.

"Kita ingin kesempatan ini terbuka secara luas dan adil kepada kandidat yang memenuhi syarat sesuai pangkat dan golongan yang ditentukan.

Pada kesempatan yang sama, turut hadir Ketua Pansel Calon JPT Kementerian PPN/Bappenas Slamet Soedarsono. Dalam keterangannya, dia menjelaskan, periode seleksi aka dilakukan selama satu bulan dengan waktu pendaftaran calon selama dua belas hari terhitung mulai Jumat (11/6).

Slamet mengakui, periode waktu yang cukup singkat menjadi kendala tersendiri bagi panitia untuk menjaring lebih banyak kandidat-kandidat calon berkualitas. "Panitia akui dua belas hari terlalu sempit untuk menjaring calon-calon terbaik," kata Slamet.

Sesuai rilis yang diterima Gresnews.com, Pansel memberikan keterangan terkait tahap-tahap yang wajib diikuti peserta seleksi. Pertama, seluruh calon dipersilahkan mendaftar secara online melalui laman resmi http://seleksijpt.bappenas.go.id. Dimana, tahapan tes antara lain meliputi, seleksi administrasi, Computer Assissted Test (CAT), Assessment Center, Evaluasi Rekam Jejak, Penyusunan Makalah, Ters Kesehatan dan Wawancara.