Menanti Kiprah Pemilik Baru Inter Milan
Thohir mengatakan segera membicarakan pembelian pemain baru di bursa transfer Januari nanti dengan Massimo Moratti, Walter Mazzarri serta petinggi klub lainnya saat ia mengunjungi Italia 15 November mendatang.
JAKARTA, GRESNEWS.COM - Banyak pihak yang menanti-nanti kiprah dari pemilik baru Inter Milan, Erick Thohir yang berencana terbang ke Italia bulan November. Tentu saja untuk membenahi kondisi Inter Milan dia akan membicarakan transfer pemain. Nah bagi Indonesia kiprahnya sudah dinanti terutama terkait kans tim nasional U-19 main di Nerazzurri.
Thohir mengatakan segera membicarakan pembelian pemain baru di bursa transfer Januari nanti dengan Massimo Moratti, Walter Mazzarri serta petinggi klub lainnya saat ia mengunjungi Italia 15 November mendatang.
"Saya akan bertemu dengan Moratti dan pelatih Walter Mazzarri pertengahan November mendatang untuk mendiskusikan rencana pembelian kami," ujar Thohir kepada Republika seperti dikutip Football Italia.
Usai memenangi treble di tahun 2010, prestasi Inter menurun. Tim ini juga kesulitan bersaing dengan klub-klub lain di bursa transfer karena kesulitan keuangan. Sehingga kiprah Thohir di bursa transfer tentu saja dinanti para penggemar Inter Milan. Karena dengan kedatangan pemain baru dan berbintang akan mendongkrak prestasi klub.
"Dalam pertemuan itu, kami juga akan membahas rencana terkait pemain-pemain muda," ujarnya.
Thohir rupanya tak hanya ingin memperkuat Inter dengan pemain-pemain top, tapi juga memberdayakan para lulusan primavera di tim itu. Tentu ini menjadi berkah bagi para pemain muda di Indonesia. Bermunculan usulan soal mengirimkan pemain-pemain muda Indonesia ke Milan khususnya Evan Dimas dan kawan-kawan yang tengah menanjak bersama timnas Indonesia U-19.
Thohir memaklumi keinginan itu namun tak bisa dilakukan dalam waktu dekat. Segalanya butuh proses dan tak mudah bermain di klub sebesar Inter yang bermain di kompetisi sekelas Seri A.
"Ketika berbicara soal pemain muda, maka segalanya harus bertahap. Butuh kedewasaan saat bermain di tim utama. Bagaimanapun ini bukan berarti saya melupaka para pemain timnas U-19," ungkapnya.
Awal bulan lalu tiga pengusaha asal Indonesia yang dipimpin oleh Erick Thohir resmi membeli 70% saham di klub tersebut. Beberapa laporan memperkirakan jumlahnya mencapai 250 juta hingga 300 juta euro atau sekitar Rp3,8 triliun hingga Rp4,5 triliun.
Thohir saat ini juga menjadi salah satu pemilik dari DC United, klub sepak bola di Amerika Serikat dan juga menjabat sebagai Wakil Presiden Komite Olimpiade Indonesia. Dua partner lainnya adalah Rosan Roeslani dan Handy Soetedjo. Handy adalah bos perusahaan investasi PT Midasia Kapital sedangkan Rosan adalah salah satu Direktur PT Berau Coal Energy, anak usaha Bumi Plc.
Roeslani juga memiliki saham di DC United, sementara Soetedjo terlibat dalam pembelian tim basket Philadelphia 76ers di National Basketball Association (NBA) pada tahun 2011.
Namun tak semua menyambut positif pembelian Inter Milan oleh Erick Thohir dan kawan-kawan. Miliarder Inggris, Nathaniel Rothschild mengaitkan peran Rosan Roeslani, mitra Erick Thohir dalam pembelian Inter, dengan masalah di perusahaan batu bara Bumi Plc.
Dikutip dari Bloomberg, Rothschild menyatakan tindakan Rosan yang terlibat dalam pembelian Inter menjadi sinyal baru atas kelambanan manajemen Bumi Plc dalam mengembalikan dana milik perusahaan yang hilang.
Seperti diketahui, Rothschild masih memiliki 21 persen hak suara di Bumi Plc. Ia terlibat sengketa dengan grup Bakrie dalam memperebutkan saham Bumi Plc. Rothschild berkali-kali melayangkan tuduhan penggelapan uang perusahaan kepada grup Bakrie dan jajaran pemegang saham Bumi Plc, termasuk Rosan dan Berau Coal.
dtc/GN-04
