Diduga Cemarkan Nama Bekas Suaminya, Manohara Diperiksa Bareskrim
Kuasa hukum Manohara, Danny Mugianto, menjelaskan Manohara hadir untuk mengklarifikasi pernyataan yang dianggap mencemarkan nama baik bekas suaminya.
JAKARTA - Manohara Odelia Pinot memenuhi panggilan Bareskrim Polri terkait pelaporan mantan suaminya Tengku Muhammad Fachry dan Kerajaan Kelantan, Malaysia, atas dugaan pencemaran nama baik, Kamis (29/11).
Kuasa hukum Manohara, Danny Mugianto, menjelaskan Manohara hadir untuk mengklarifikasi pernyataan yang dianggap mencemarkan nama baik bekas suaminya.
Hal tersebut bisa dilakukan karena kedua negara memiliki kerja sama melalui Mutual Legal Assistance (MLA) di mana kedua negara sepakat untuk mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan masalah hukum.
"Kami diundang oleh Bareskrim terkait dengan permohonan dari pemerintah malaysia, karena adanya MLA. Klien kami diminta hadir untuk mengklarifikasi apa yang terjadi dan tidak terjadi," kata Danny usai mendampingi Manohara menjalani pemeriksaan.
Dia juga menjelaskan, sebanyak 45 pertanyaan penyidik Bareskrim pada Manohara merupakan pertanyaan titipan dari kepolisian Malaysia.
Sementara itu, Manohara mengaku bingung dengan pemeriksaan tersebut. "Aku juga bingung, aku ngomong apa adanya, aku nggak ngerti kalau mereka bilang pencemaran nama baik," kata Manohara.
Dia mengaku pasrah dan mengikuti proses hukum yang harus dijalaninya. "Aku pasrah, jalani saja, aku jawab pertanyaan sejujurnya, cuma itu yang bisa aku buat, semua kejadian di Malaysia, aku enggak mungkin ke sana lagi," pungkasnya.
