3 solusi konkret atasi problem perbatasan
"Membangun perkebunan rakyat sepanjang perbatasan sebagai sabuk hijau (green belt), Membangun infrastruktur jalan yang baik untuk membuka keterisolasian, dan membangun sekolah-sekolah berasrama milik negara di daerah perbatasa," ungkap Lukman.
Jakarta - Pemerintah harus mengupayakan sejumlah langkah antisipasi guna menjaga kawasan perbatasan. Pasalnya, idiom bahwa perbatasan merupakan "beranda" depan bangsa tidak lagi hanya sekadar retorika sehingga perlu upaya konkret yang harus segera dilakukan.
Mantan Menteri Percepatan Daerah Tertinggal, Lukman Edy menyebutkan, ada tiga langkah konkret yang dalam waktu secepatnya harus dilaksanakan pemerintah.
"Membangun perkebunan rakyat sepanjang perbatasan sebagai sabuk hijau (green belt). Membangun infrastruktur jalan yang baik untuk membuka keterisolasian, dan membangun sekolah-sekolah berasrama milik negara di daerah perbatasan. Tiga langkah "segera" tersebut diperlukan untuk mengatasi persoalan kemasyarakatan di wilayah perbatasan," ungkap mantan Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa itu, di Jakarta, Sabtu (22/10).
Sebelumnya, anggota MPR RI itu menilai, upaya menjaga perbatasan tak cukup hanya dengan peningkatan aspek pertahanan dan keamanan melalui penerapan kekuatan militer.
