Kulkas berisi miras, simulator golf, mobil mewah. Bukan hotel bintang lima, tapi area di belakang Lapas Kelas IIA Cibinong, menurut temuan Ombudsman.
Rabu, 23 September 2026, tim Ombudsman RI yang dipimpin Anggota Ombudsman Syafrida Rachmawati Rasahan menyidak lapas itu. Mereka menemukan lebih dari sepuluh hunian bak homestay, yang diduga kuat fasilitas khusus bagi sejumlah warga binaan. Menurut Ombudsman, ada yang mengaku membayar, tanpa menyebut nominal.
Dugaan komersialisasi inilah yang kini diselidiki. Pintu belakang pun tak terkunci, langsung ke hutan bambu. Pihak lapas menyebut bangunan itu rumah dinas pinjam pakai, dan Kepala Lapas membantah dugaan pungli. Lima pejabat kini dinonaktifkan.
Sehari kemudian, saat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyidak, rumah yang sama tak lagi menampakkan perabotan seperti di rekaman Ombudsman.
Yang tersisa hanya satu pertanyaan: apa yang terjadi dalam satu hari itu?
