Empat bupati. Satu provinsi. Semua jatuh karena alasan yang sama persis.
Bupati Pati Sudewo, diduga memeras uang dari orang-orang yang ingin jadi perangkat desa. Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, terjerat dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing.
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, bersama Sekda Sadmoko Danardono, diduga mematok "THR" Rp750 juta dari puluhan rumah sakit dan puskesmas. Dan yang terbaru, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, diciduk KPK diduga memeras jajaran pejabatnya sendiri.
Empat orang berbeda, empat kabupaten berbeda tapi modusnya seolah difotokopi dari satu buku panduan yang sama.
Kursi kekuasaan itu mahal harganya. Sayangnya, yang bayar bukan mereka tapi rakyat yang mereka pimpin.
