Kalau uranium ini bergerak dunia bisa ikut meledak. Ketegangan antara dan kembali memanas. Amerika menekan, Iran menolak. Satu isu yang terdengar teknis uranium berubah jadi ancaman global.
Iran bersikeras: uranium mereka tidak akan dipindahkan. Bagi mereka, ini harga diri negara. Tapi bagi dunia ini seperti menahan napas di ruang penuh bahan bakar. Karena uranium bukan sekadar energi. Ia bisa jadi kekuatan atau kehancuran. Di balik layar, ini bukan cuma diplomasi.
Ini soal ego, tekanan, dan siapa yang lebih berani menekan tombol lebih dulu. Yang menakutkan bukan saat uranium itu bergerak tapi saat semua pihak memilih diam dan bersiap diam-diam.
