Drama fiskal terbaru dari Pemerintah Prabowo membuat jagat ekonomi nasional panas serasa sate marinated! Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa blak-blakan: selama ini kebijakan pajak membuat negara membayar restitusi ke perusahaan batu bara sampai negatif, seolah pemerintah jadi sponsor pribadi buat si kaya yang sudah tajir melintir.
Purbaya tak segan mengritik: “Kalau negara ambil tanahnya, ambil bumi-nya… kok malah bayar balik?!” dan menyindir lebih baik kalau industri batu bara ditutup semua!
Sebagai jurus balasan, kabinet Prabowo bakal kenakan bea keluar ekspor batu bara 1–5 % mulai Januari 2026, tarif yang katanya bisa ngisi kas negara sekitar Rp20 triliun dan hentikan era subsidi terselubung ini.
Tapi tentu saja, para bos batu bara dan pengusaha besar langsung ngerut dahi, sementara analis menilai ini bukan hanya soal fiskal, ini juga soal penerimaan negara vs. hak rakyat atas sumber daya alam kita yang sempat dipandang terlalu lunak.
Di tengah semua ini, rakyat menunggu: *apakah Pemerintah Prabowo benar-benar akan menutup keran subsidi buat si kaya, atau justru kebijakan ini jadi bahan meme baru di timeline?”
