Di gedung parlemen yang megah itu, palu etik akhirnya diketuk. Bukan untuk menyetujui UU baru, tapi buat menegur kelakuan wakil rakyat yang bikin satu negara heboh sampai rakyat turun ke jalan. Mahkamah Kehormatan Dewan alias MKD menggelar drama yang lebih panas dari sinetron prime time!
Bintang utamanya? Ahmad Sahroni, si Crazy Rich DPR, kena skors 6 bulan, gajinya dibekukan! Eko Patrio, komedian yang berubah jadi politisi, juga ikut diskors 4 bulan. Dan Nafa Urbach, artis yang jadi anggota DPR, ikut nongkrong di daftar skors 3 bulan. Katanya biar “introspeksi diri”.
Tapi jangan khawatir, ada juga yang bebas dari drama: Uya Kuya dan Adies Kadir dinyatakan “bersih, aman, terkendali”. MKD bilang, keputusan ini demi menjaga kehormatan lembaga. Padahal publik cuma bisa nyengir:
“Lho, kalau harus jaga kehormatan, berarti selama ini kehormatannya kemana?”
Tiga diskors, dua bebas — tapi semuanya tetap bintang Senayan. Publik pun bertanya: ini parlemen atau panggung infotainment? Karena kalau tiap pekan ada episode baru, kita butuh bukan MKD, tapi sutradara yang tahu kapan harus potong adegan memalukan.
