Pasangan glamor Sandra Dewi dan Harvey Moeis kembali jadi sorotan. Katanya sudah pisah harta, tapi kok rekening dan tasnya masih barengan jalan?
Penyidik Kejaksaan Agung menemukan keanehan di akta pisah harta mereka. Di atas tertulis 12 Oktober 2016, di bawah tanda tangan malah 16 Oktober. Empat hari beda — mungkin ini akta cinta versi backdate edition?
Padahal, isinya jelas: tidak ada persekutuan harta atau pendapatan. Tapi penyidik bilang, ada aliran dana dari Harvey ke Sandra buat beli apartemen, rumah, dan tanah. Pisah harta? Kok kayaknya malah joint account rasa romantis.
Dan kini, Sandra pun keberatan. Tas-tas mewahnya ikut disita. Katanya, itu bukan hasil korupsi — tapi hasil endorse di media sosial. Wah, endorse rasa sitaan, sitaan rasa glamor!
Sidang keberatan masih berlanjut. Tapi publik bertanya: apakah hukum bisa membedakan mana harta hasil cinta, dan mana cinta hasil harta? Coba komennya mana netizen?
