Tiang monorel yang dulu dijanjikan jadi lambang kemajuan, kini tinggal monumen mangkrak—dan Gubernur DKI Pramono Anung bilang, dia udah gatal pengen bongkar!
Rencana pembongkaran mulai Januari 2026, setelah konsultasi dengan KPK dan Kejati. Katanya, tiang-tiang di Rasuna Said bikin semrawut, ganggu estetika, bahkan bahaya lalu lintas. Tapi lucunya, proyek yang dulu katanya ‘masa depan Jakarta’, kini malah jadi pengingat masa lalu yang gagal dikelola.
Kalau benar dibongkar, semoga bukan cuma tiangnya yang hilang, tapi juga budaya ‘bangun–tinggal–lupa tanggung jawab’. Karena yang rusak bukan cuma pemandangan kota, tapi kepercayaan publik.
Pertanyaannya, setelah tiang roboh—apa berikutnya? Kota yang lebih rapi, atau janji baru yang nanti ikut mangkrak?
