Seorang warga sipil mengaku menjadi korban arogansi aparat pengawal seorang anggota DPR. Ia mengalami penganiayaan hingga luka-luka dan mobilnya pun lecet akibat insiden yang terjadi pada 26 Agustus lalu di ruas Tol Kebon Jeruk hingga pintu keluar Tol Meruya, Jakarta Barat.
Korban menyebut mobilnya ditabrak dari belakang oleh kendaraan pengawal sebelum kemudian terjadi konfrontasi fisik yang membuatnya harus mendapat perawatan di rumah sakit.
Dalam keterangannya, korban mengungkap ponsel yang digunakannya untuk merekam kejadian sempat dirampas.
Ia juga mengaku mendapat intimidasi hingga tantangan berkelahi dari beberapa orang pengawal. Peristiwa itu bermula ketika dirinya tidak memberi jalan kepada rombongan yang mencoba menyalip dari sisi kiri.
Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke kepolisian dan Divisi Propam Polri.
Ia berharap penyelidikan dilakukan secara transparan serta pihak yang terbukti melakukan pelanggaran mendapat sanksi sesuai aturan hukum dan disipliner yang berlaku
Kirim videomu ke Gresnews dan dapatkan imbalan uang tunai!
+62 818-1873-0499.
