PART 2 Jeritan Sunyi di Balik Derita Gagal Ginjal Anak

 

Ketika berusia 10 bulan, Reina Rahmawati diberi parasetamol cair oleh Puskesmas saat mengalami demam. Namun bukannya membaik, kondisi Reina justru kian memburuk hingga pada 2 Juli 2022 ia divonis menderita gagal ginjal akut. Sejak itu, tubuh kecilnya perlahan melemah, sementara sang ibu, Sri Rubiyanti berjibaku antara rumah sakit dan rumah, mencari pengobatan sekaligus jawaban atas penyakit yang merenggut kesehatan putrinya.

Memasuki awal Februari 2025, harapan sempat muncul ketika sang ibu mendapat undangan dari kru sebuah podcast besar untuk menceritakan kisah Reina. Ia berharap suara mereka dapat terdengar lebih luas. Namun, rencana tayangan itu mendadak dibatalkan. Meski sempat kecewa, ia tak menyerah, terus berupaya menggaungkan kasus anaknya dan menuntut pertanggungjawaban dari pihak-pihak terkait.

Bagi ibu Reina, jalan panjang ini bukan hanya tentang anaknya, tetapi juga tentang anak-anak lain yang mengalami nasib serupa. Ia ingin memastikan kelalaian yang merenggut masa depan generasi kecil bangsa tidak dibiarkan begitu saja. Meski lelah, tekadnya tetap teguh: membela hak Reina dan menolak diam di hadapan ketidakadilan.

Kirim videomu ke Gresnews dan dapatkan imbalan uang tunai!

‪‪+62 818-1873-0499‬‬.