Seorang ibu, yang anaknya menjadi korban penggunaan paracetamol cair mengaku kecewa setelah memenuhi undangan kru Uya Kuya pada Februari 2025. Ia dipanggil untuk hadir dalam podcast di rumah Uya Kuya, yang juga anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi Kesehatan dan Ketenagakerjaan, dengan harapan kasus anaknya yg mengidap gagal ginjal bisa kembali mendapat perhatian publik.
Ibu tersebut datang menggunakan GrabCar pulang-pergi dengan biaya sendiri. Setiba di lokasi sekitar pukul 20.30, ia sempat menunggu karena masih ada rekaman lain. Setelah akhirnya mendapat giliran untuk menyampaikan keluhannya, ia berharap perjuangannya dapat tersalurkan melalui tayangan podcast. Namun, hingga kini rekaman itu tidak pernah ditayangkan.
Kekecewaan semakin bertambah karena tidak ada biaya transportasi yang diberikan. Perjalanan panjang yang ditempuh hingga larut malam justru berakhir tanpa hasil.
Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian PMK pernah memberikan santunan Rp60 juta. Namun bagi sang ibu, santunan itu tidak cukup menutupi biaya pengobatan maupun penderitaan anaknya yang masih harus berjuang melawan gagal ginjal kronik. Ia tetap berharap keadilan untuk anaknya bisa ditegakkan.
Kirim videomu ke Gresnews dan dapatkan imbalan uang tunai!
+62 818-1873-0499.
