Di tengah asap, teriakan, dan derap langkah massa demonstran di Pati Rabu (13/8) lalu, Sang Merah Putih menembus kerumunan.
Merahnya memanggil keberanian, putihnya memeluk harapan agar pajak tak mencekik rakyat.
Menjelang 17 Agustus, ia bukan sekadar bendera. Ia adalah napas perjuangan yang terus hidup di dada rakyatnya.
