Tersangka Korporasi Kasus PT IM2 Kembali Diungkit

Minggu, 19 Maret 2017, 18:00:00 WIB - Hukum

Gedung Indosat (Gresnews.com/Edy Susanto)

DIAMBIL ALIH KPK - Berlarutnya kasus korupsi PT IM2 memunculkan pertanyaan publik. Sebab dua tahun berlalu sejak putusan MA yang menolak PK Indar Atmanto, Kejagung diam saja.

'Seharusnya kejaksaan selaku eksekutor langsung melaksanakan putusan itu dengan eksekusi,' kata pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar beberapa waktu lalu.

Dia menegaskan tidak alasan bagi Kejaksaan untuk tidak mengeksekusi dan melaksanakan putusan Mahkamah Agung yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht). 'Saya juga bingung kenapa ini sudah mau dua tahun tidak dieksekusi, ini agak aneh juga,' jelasnya.

Mungkin, kata Abdul Fickar, alangkah baiknya perkara ini awalnya ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar ada kejelasan eksekusi uang penggantinya. 'Coba kalau ditangani KPK pasti sudah dieksekusi, tidak lambat seperti ini,' usul Fickar.

Diketahui, dalam putusannya Mahkamah Agung (MA) menolak Peninjauan Kembali (PK) Nomor 77PK/Pidsus/2015 yang diajukan terdakwa mantan Direktur Utama PT Indosat Mega Media (IM2) Indar Atmanto dalam perkara kerja sama penyelenggaraan frekuensi 3G di frekuensi 2,1 Ghz dengan PT Indosat Tbk.

Artinya putusan tersebut meneguhkan putusan kasasi MA yang menghukum Indar hukuman penjara delapan tahun dan denda Rp300 juta subsider 6 bulan kurungan. MA juga menghukum PT Indosat dan IM2 membayar uang pengganti sebesar Rp1,3 triliun berdasar putusan Mahkamah Agung (MA) No 787K/PID.SUS/2014, tanggal 10 Juli 2014.


Baca selanjutnya: 1 2

Komentar