Johannes merupakan saksi penting pada kasus korupsi e-KTP. Berdasarkan wawancara Majalah Tempo, Johannes disebut memiliki rekaman 500 GB. Rekaman tersebut tentang berbagai pertemuannya dengan para perancang proyek e-KTP juga turut dihadiri oleh Setya Novanto, Ketua DPR RI.

JAKARTA, GRESNEWS.COM - Saksi kunci dalam skandal korupsi proyek e-KTP Johannes Marliem membujur kaku dengan luka tembak di kediamannya Los Angeles, Amerika Serikat pada Kamis (10/8) dini hari. Johannes adalah seorang pengusaha yang bergerak di sektor IT, direktur Biomorf Lone LLC, Amerika Serikat tepatnya.

Dalam surat tuntutan jaksa KPK terhadap terdakwa Irman dan Sugiharto, keterlibatan Johannes sedikit diungkap. Dia merupakan provider produk Automated Finger Print Identification System (AFIS) merek L-1. Marliem juga merupakan Direktur Biomorf Lone LLC, Amerika Serikat, perusahaan penyedia layanan teknologi biometrik.

Johannes merupakan saksi penting pada kasus korupsi e-KTP. Berdasarkan wawancara Majalah Tempo, Johannes disebut memiliki rekaman 500 GB. Rekaman tersebut tentang berbagai pertemuannya dengan para perancang proyek e-KTP juga turut dihadiri oleh Setya Novanto, Ketua DPR RI.

Kabarnya KPK telah meminta keterangan dirinya, namun ia kecewa lantaran dirinya disebut sebagai saksi dan diumbar pada sebuah media. Ia kecewa media tersebut menyebut penetapan tersangka Setnov seolah setelah KPK bertemu dirinya.  

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sendiri mengaku masih mendalami penyebab kematian saksi kunci e-KTP Johannes Marliem. Soal peran dan kesaksian Johannes dalam kasus e-KTP itu pun tak akan diabaikan.

"Tentang sepenting apa Almarhum Johannes Marliem, KPK selalu tidak mengabaikan keterangan setiap potensi saksi dan pengakuan. Itu sebabnya kadang kita memanggil banyak orang untuk satu kasus. Kita tunggulah ya (soal konfirmasi penyebab kematiannya)," ungkap Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Sabtu (12/8).

KPK juga akan kembali memastikan keterangan apa saja yang pernah dibeberkan Johannes dalam penyidikan e-KTP. Termasuk pada pemetaan kualitas dan kuantitas bukti.

"Saya belum dengar rekaman atau baca dokumen tentang apa yang almarhum sebutkan di media. Apa kualitas dan kuantitas buktinya seperti apa. Apa berguna buat KPK atau tidak," tuturnya.

"Kita tunggu lah, kita masih mau konfirmasi dulu seperti apa posisi yang bersangkutan dalam kaitan bukti-bukti," pungkasnya.

Saat ini yang akan dilakukan KPK adalah berkoordinasi soal penyebab kematian Johannes. "Kasihan ya, masih muda merantau ke negeri orang itu bagus, bagian dari Diaspora Indonesia. Kita tunggulah perkembangannya seperti penyebabnya. Kita mau koordinasi dulu," pungkasnya.

MISTERI - Kematian Johannes pertama kali dituliskan akun Instagram bernama mir_at_lgc yang mengunggah foto dirinya bersama Johannes Marliem dan CEO Lamborghini. Satu per satu anggota komunitas supercar di Amerika Serikat pun mulai memasang ucapan dukanya di akun Instagram mereka dengan tagar #ripbleugatti dan #bleugatti.

Berita soal kematian Johannes dikabarkan media ketika adanya peristiwa penyekapan yang ada di Edinburgh Avenue, West Hollywood. Saat itu, CBS Los Angeles memberitakan bahwa seorang pria bersenjata mengurung dirinya sendiri di dalam rumah yang ada di kawasan elite Beverly Grove sejak Rabu sore pukul 17.00 waktu setempat hingga Kamis pagi.

Diberitakan, FBI dan SWAT diterjunkan ke lokasi untuk bernegosiasi dengan pria bersenjata tersebut. Negosiasi dilakukan karena pria itu diduga turut menyekap seorang perempuan dan seorang anak. Tidak diketahui ketiga identitas orang yang ada di rumah itu. Namun, CBS Los Angeles melaporkan bahwa perempuan dan anak tersebut berhasil dievakuasi pada Rabu malam pukul 19.00 dan ditemukan pria bersenjata diduga bunuh diri.

Mengutip wehoville, pihak berwenang saat ini telah mengidentifikasi korban sebagai Johannes Marliem, berusia 32 tahun. Warga West Hollywood itu ditemukan tewas akibat luka tembak yang dilakukan sendiri pada Kamis pukul 2 dini hari.

Petugas polisi Los Angeles Tony Im menceritakan, situasi mencekam terjadi sejak Rabu pukul 4.20 sore. Terjadi penyanderaan di sebuah rumah yang diketahui disewa Johannes Marliem.

Petugas kepolisian pun dipanggil ke blok 600 bagian utara Edinburgh Avenue untuk bernegosiasi menyelamatkan sandera. Saat itu, kawasan Melrose Avenue dan Crescent Heights Boulevard, sebelah selatan West Hollywood, bahkan ditutup berjam-jam sementara negosiasi berlangsung.

Tim SWAT berusaha menyelamatkan dua sandera dari tempat kejadian. Seorang perempuan dan anak akhirnya keluar dari gedung dengan selamat pada Rabu sekitar pukul 07.30 malam. Departemen County Coroner (Forensik) LA kemudian mengidentifikasi tersangka yang tewas menembak dirinya sendiri sebagai Johannes Marliem.

Ungkapan dukacita pun mengalir disertai dengan foto supercar Bugatti dan tagar #bleugatti di Instagram. Akun @bleugatti disebut merupakan milik Johannes Marliem. Komentar-komentar di akun Instagram tersebut mengkonfirmasi bahwa @bleugatti yang tewas merupakan Johannes Marliem dan dia tewas dalam kejadian di Beverly Grove.

Johannes cukup aktif dimedia sosial selain akun Instagram, ia juga memiliki akun Twitter, hingga blog pribadi. Akun Twitter yang ia gunakan dengan nama @johannesmarliem.

Status terakhir Twitter saat kabar kematiannya menyebar tentang fotografi kuliner dengan menyertakan tautan artikel New York Times. Johannes mengunggah status tersebut pada 9 Agustus lalu.

Namun yang mengguncang dunia maya, akun tersebut menjelang Jumat tengah malam kembali aktif membuat status hingga dire-tweet netizen. Akun @johannesmarliem mengunggah tulisan dengan status, "The trees are on the move!".

Di dalamnya terdapat artikel unggahan dari Nature.com berjudul Tree in eastern US Head west as climate changes, tulisan Emma Harris yang pertama kali diunggah 17 Mei 2017.

Sontak saja munculnya cuitan itu membuat warga netizen sempat meragukan kabar kematian Johannes. Beberapa bahkan mengonfirmasi apakah Johannes baik-baik saja. Namun, iba-tiba saja status itu dihapus dan menghilang dari lini masa akun twitter @johannesmarliem. (dtc)