Bau Anyir Pengadaan Tanah Proyek Tol JORR Cengkareng-Kunciran

Jum'at, 17 Maret 2017, 21:00:35 WIB - Hukum

Salah satu ruas tol, JORR Ulujami-Kebon Jeruk. (ANTARA)


PEMBAYARAN UGR - Dikutip dari situs resmi PT Jasamarga proyek Jalan Tol Cengkareng-Batuceper - Kunciran, pembayaran ganti rugi pembebasan lahan proyek ini mulai dilakukan pada 2013. Tim Pengadaan Tanah (TPT) Kota Tangerang dan Panitia Pengadaan Tanah (P2T) melakukan pembayaran Uang Ganti Rugi (UGR) sebesar Rp5,5 miliar kepada pemilik 16 bidang lahan seluas 2.831 m² di Kelurahan Pajang.

Penilaian besarnya plafon UGR sebagai dasar melakukan musyawarah harga dilakukan oleh Penilai Independent dengan memperhatikan kondisi fisik aset dan nilai ekonomis aset sehingga nilainya menggambarkan keinginan dari masyarakat. Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan pembebasan tanah selesai hingga akhir tahun 2013, sehingga konstruksi dapat dilakukan pada awal tahun 2014 dan rencana pengoperasian bisa dilakukan di tahun 2015.

Jalan Tol Cengkareng-Batuceper - Kunciran itu melintasi 5 Kecamatan (Benda, Batuceper, Tangerang, Cipondoh, Pinang) dan 12 kelurahan (Benda, Pajang, Jurumudi, Belendung, Batujaya, Batusari, Tanah Tinggi, Buaran Indah, Poris Plawad, Poris Plawad Indah, Pakojan, Kunciran). Jalan tol ini menjadi alternatif lintasan menuju Bandara Soekarno Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok. Jalan tol ini dibangun dan dioperasikan oleh PT Marga Kunciran Cengkareng (MKC) anak perusahaan dari PT Jasa Marga

Dengan adanya Jalan Tol JORR II diharapkan lalu lintas kendaraan yang masuk ke dalam kota akan terurai sehingga memecah kemacetan yang setiap hari dialami masyarakat. Jalan tol ini juga akan memberikan stimulus bagi pengembangan pembangunan daerah-daerah yang dilintasi dan dituju sehingga memberi kesejahteraan bagi masyarakat secara khusus dan negara secara umum.


Baca selanjutnya: 1 2

Komentar