FOTO: Wajah Baru Terminal Manggarai

Para penumpang angkutan umum bus kota mulai bisa memanfaatkan terminal Manggarai sejak diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Sabtu (19/4) para penumpang sudah mulai banyak yang naik dan turun bus kota dari terminal ini. Terminal dengan konsep mezzanine (pemisahan jalur orang dan kendaraan) ini, dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan akses bagi pengguna transportasi umum.

Terminal yang memakan biaya pembangunan sebersar Rp12,5miliar ini terdiri dari empat lantai, dilengkapi dengan tiga eskalator dan satu elevator. Terminal ini juga memiliki jembatan penyeberangan yang bertujuan untuk memberikan kenyamanan kepada pejalan kaki dan pengguna angkutan umum. Jokowi sendiri mengaku puas dengan hasil revitalisasi terminal Manggarai ini. Dia berjanji, dalam waktu dekat, semua terminal bus kota yang ada di Jakarta akan dipercantik.

Kata Jokowi, terminal ini hanya tinggal disempurnakan dengan menghubungkannya dengan stasiun Manggarai. Pemprov DKI rencananya akan membuat jalan penguhung langsung ke dalam stasiun untuk meningkatkan konektivitas antar moda angkutan umum di Jakarta. Selain Manggarai, ada enam terminal lain yang akan dibangun seperti ini. Terminal-terminal itu adalah Pinang Ranti, Kalideres, Kampung Rambutan, Klender, Muara Angke, dan Rawamangun. (Edy Susanto/Gresnews.com)

BERITA TERBARU



KATEGORI

Tips Hukum Sengketa Antar Caleg

Sabtu, 19 April 2014 - Tips

Pada beberapa partai politik sebenarnya terdapat mekanisme tersendiri untuk menyelesaikan snegketa antarcaleg di satu partai, misalnya, penyelesaia...

Tata Cara Gugat Pemilu di MK

Sabtu, 19 April 2014 - Tips

Bagaimanakah mengajukan gugatan pemilu di MK? Hal ini dapat dilihat dalam UU MK dan Peraturan MK yang mengatur pedoman beracara.

...

Hukum Acara Sengketa Hasil Pemilu Legislatif

Sabtu, 19 April 2014 - Tips

Dalam pemilu legislatif, MK berperan untuk mengadili sebagai tingkat pertama dan terakhir, yang berwenang memutus perselisihan tentang hasil pemili...

Peran Mahkamah Konstitusi untuk Sengketa Pemilu

Sabtu, 19 April 2014 - Tips

Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan salah satu lembaga negara pelaku kekuasaan kehakiman yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan. Keberadaan M...

Tips Menghadapi Kecurangan Pemilu Bagi Caleg

Sabtu, 19 April 2014 - Tips

Pemilu sudah usai, namun sampai kini penghitungan suara nasional belum selesai. Sebagian caleg masih menunggu dan berharap cemas akan hasil total p...

Mau Bisnis Waralaba? Perhatikan Aturan Hukumnya

Kamis, 17 April 2014 - Tips

Anda tentu tidak asing dengan istilah franchise atau yang dikenal juga dengan sebutan waralaba. Di dekat tempat tinggal atau sekitar lokasi kerja, ...

Jika Karyawan Seret Pengusaha ke Meja Hijau

Kamis, 17 April 2014 - Tips

Anda punya karyawan atau bawahan? Jangan lupa selalu mengingatkan untuk berbuat teliti, dan rajin-rajinlah memberikan pelatihan kerja. Kesalahan/ke...

BERITA TAJUK

Rievan Batal Jadi Tersangka, Ada Apa Dengan Kejaksaan?

Jum'at, 18 April 2014 - Hukum

Pembatalan penetapan Rievan sebagai tersangka oleh Kejaksaan memunculkan banyak dugaan. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mencium gelagat mencurigakan yang dilakukan Kejaksaan. Jika sebelumnya akan ada pernyataan kemudian dibatalkan.

Kasus Pembobolan CIMB Niaga Lesap?

Jum'at, 18 April 2014 - Hukum

Hal yang sama terjadi saat Gresnews.com menelusuri kasus ini di kejaksaan. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Setia Untung Arimuladi awalnya mengatakan belum tahu kasus ini. Namun belakangan Untung meminta untuk menanyakan kasus tersebut ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta karena kasusnya ditangani Polda Metro Jaya. "Kalau Polda yang tangani silahkan ke Humasnya Kejati," kata Untung.

PPP yang Belum Dewasa dan Tak Mampu Mengelola Konflik

Jum'at, 18 April 2014 - Politik

Dengan perolehan suara mencapai hampir 7 persen, PPP sendiri sebenarnya cukup punya kekuatan untuk bisa dilirik tiga partai pemenang pemilu legislatif berdasarkan hasil hitung cepat, PDIP, Gerindra dan Golkar. Hanya saja perpecahan ini kemungkinan akan membuat daya tawar PPP itu menurun.

PDIP Mimpi, Ingin Bangun Sistem Presidensial di Atas Sistem Multipartai

Kamis, 17 April 2014 - Politik

Dengan meratanya perolehan suara parpol, kata Rusly, dipastikan tidak akan ada partai yang kuat di pemerintahan. Karena itulah mereka berupaya melakukan koalisi. Hanya saja, kata dia, upaya itu tidak akan efektif karena koalisi tidak akan menjamin pemerintahan menjadi kuat.

Aneh, Polisi Bebaskan Kasus Tertangkap Tangan Suap Ditlantas Polda Metro

Kamis, 17 April 2014 - Hukum

Indonesia Police Watch (IPW)  menilai ada kejanggalan dalam penanganan kasus operasi tangkap dugaan suap di lingkungan Direktorat Lalulintas Polda Metro beberapa waktu lalu. 

Become a fan! Email! Linkedin! Follow us! Youtube! Google Plus! Pinterest!


POLLING

  • Wakil Presiden untuk Jokowi

    Siapakah yang menurut Anda akan menjadi calon wakil presiden yang mendampingi Jokowi?


    Jusuf Kalla
    Muhaimin Iskandar
    Mahfud MD
    Hatta Rajasa
    Gita Wirjawan
    Anis Matta
    Dahlan Iskan
    Rhoma Irama
    Pramono Edhie Wibowo
    Tokoh lain

    security image
    Masukan Kode captcha :

Terpopuler

  • Nasdem-PDIP Akui Berbagi Jatah Menteri

    Nasdem menurut Willy, juga tidak akan memaksakan kadernya untuk menjadi menteri. Ia membuka kemungkinan kalangan profesional untuk diajukan dalam kabinet mendatang asal mereka berkomitmen bekerja untuk bangsa dan tidak lagi bekerja untuk partai maupun golongan tertentu.

  • Bila Razia Polisi Dilakukan di Tempat Gelap

    Anda mungkin sering mendapati ada razia polisi terhadap kendaraan bermotor pada malam hari yang tanpa tanda apapun.