- Mendagri: FPI jangan ancam Konser Lady Gaga
- Taufik buat Indonesia unggul sementara 2-1 atas Inggris
- KPK panggil Menpora terkait kasus Hambalang
- Tim DVI Polri persilakan keluarga menengok jasad korban Sukhoi
- Badan Kehormatan DPR panggil pakar Telematika periksa video syahwat politisi Senayan
- SAR temuka perangkat parasut dan ELT, Minggu malam
- Aburizal Bakrie bertemu anggota parlemen Australia
- Hamas-Fatah sepakat percepat rekonsiliasi
- 30 WN Malaysia ditahan di Indonesia karena tersangkut kasus narkoba
- Janji PM China pengaruhi bursa Asia
Lontong raksasa meriahkan Cap Go Meh di Pecenongan
Perayaan Cap Go Meh di Jakarta Pusat berlangsung sangat meriah dihadiri ribuan warga. Kehadiran lontong terpanjang 151 meter dan pemecahan rekor lontong terbesar dengan diameter 35 sentimeter dan panjang 2,75 meter. Dua rekor tersebut, membuat lontong raksasa itu berhak meraih anugerah dari Museum Rekor Indonesia (MURI).
Berita terkait :
Jakarta - Perayaan Cap Go Meh di Jakarta Pusat berlangsung sangat meriah dihadiri ribuan warga. Kehadiran lontong terpanjang 151 meter dan pemecahan rekor lontong terbesar dengan diameter 35 sentimeter dan panjang 2,75 meter. Dua rekor tersebut, membuat lontong raksasa itu berhak meraih anugerah dari Museum Rekor Indonesia (MURI).
Walikota Jakarta Pusat, Saefullah, mengatakan perayaan Cap Go Meh ini juga menjadi ajang Festival Kuliner Pecenongan. Di acara yang mengambil tema serba ceban itu, pengunjung dimanjakan dengan berbagai kuliner dengan harga Rp 10 ribu.
"Ada 68 stand kuliner ikut memeriahkan acara tersebut. Kita juga akan membagikan 500 santunan kepada warga kurang mampu. Kegiatan ini diharapkan dapat membangun rasa kebersamaan para warga dan meningkatkan kepedulian antar sesama," ujarnya, Sabtu (4/2) malam.
Pembuat lontong terpanjang dan terbesar, Anisa, mengungkapkan, pembuatan lontong tersebut menghabiskan bahan baku beras sebanyak 2,5 kuintal, 5 tabung gas, 125 kilogram daun pisang, 1 kilogram garam, dengan melibatkan 50 orang pekerja. "Untuk membuat lontong tersebut membutuhkan waktu 12 jam," katanya yang dikutip beritajakarta.com.


.jpg)




Perdebatan mengenai artikel diatas diperbolehkan. Dilarang memberi komentar yang berupa iklan komersial. Komentar yang melanggar akan segera dihapus