Skip to: Content
Skip to: Site Navigation
Skip to: Search


Rieke: "Untuk persoalan buruh tidak pernah saya istirahat"

POPULER, cantik, berkedudukan dan hidup mapan tak menyurutkan semangat Rieke Dyah Pitaloka  memperjuangkan nasib kaum pekerja alias buruh. "Untuk persoalan buruh tidak pernah saya istirahat. Tidak pernah berhenti berjuang. Saya yakin selama kita bersama-sama saya pada kesempatan ini tidak bosan-bosan mendengarkan."

Reporter : Bowo Santoso (bowo@gresnews.com)
Editor : M. Achsan Atjo (atjo@gresnews.com)

Rieke Diah Pitaloka (Foto: picasaweb)

POPULER, cantik, berkedudukan dan hidup mapan tak menyurutkan semangat Rieke Dyah Pitaloka memperjuangkan nasib kaum pekerja alias buruh.

"Untuk persoalan buruh tidak pernah saya istirahat. Tidak pernah berhenti berjuang. Saya yakin selama kita bersama-sama saya pada kesempatan ini tidak bosan-bosan mendengarkan," kata Anggota Komisi IX DPR ini ketika menyampaikan orasi politik pada Munas Luar Biasa Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di hadapan ribuan buruh di Cikarang, Sabtu (18/2).

Ibu satu anak yang belum lama ini melahirkan putra pertamanya mengingatkan tujuan berbangsa dan bernegara.

Apa tujuan kita berbangsa dan bernegara, sesungguhnya memperjuangkan nasib bangsa, penghapusan eksploitasi, menghapuskan intimidasi, kooptasi ke manusia lain dan tidak boleh ada penindasan juga tidak boleh terjadi di negeri ini," tandas politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini lagi.

Kepada ribuan buruh, Rieke berjanji pada 1 Mei mendatang atau Mayday, bertepatan dengan Hari Buruh Internasional, dia akan turun langsung bersama buruh aksi di depan istana dan DPR guna meneriakkan dan memperjuangkan nasib kaum buruh.

"1 Mei kita akan aksi besar konsolidasi 1 Mei bukan hanya di istana negara tapi di kantor Pemda, DPR pusat, tingkat 1 dan 2 tahun 2012 merupakan tahun perjuangan menuntut hidup layak, upah layak serta kerja layak," pungkas Rieke.

Komentar Artikel

Artikel Terpopuler

Komentar Terbaru

Become a fan! Follow us!