Skip to: Content
Skip to: Site Navigation
Skip to: Search


Machica: Ini kemenangan buat anak Indonesia

Pedangdut Machica Mochtar mengapresiasi MK yang mengabulkan permohonan judicial review UU 1/1974 tentang Perkawinan karena dinilai melanggar konstitusi dan mendiskriminasikan pihak perempuan dan hak anak hasil hubungan diluar ikatan pernikahan resmi. "Ini kemenangan bersama anak yang mengalami nasib seperti anak saya," kata Machica

Reporter : Novrizal (novrizal@gresnews.com)
Editor : Oki Baren (oki@gresnews.com)

Machica Mochtar dan Iqbal (Foto:kapanlagi.com)

Jakarta - Pedangdut Aisyah Mochtar alias Machica Mochtar mengapresiasi Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah mengabulkan permohonan judicial review UU 1/1974 tentang Perkawinan karena dinilai melanggar konstitusi dan mendiskriminasikan pihak perempuan dan hak anak hasil hubungan diluar ikatan pernikahan resmi.

"Ini kemenangan bersama anak yang mengalami nasib seperti anak saya," kata Machica dengan mata berkaca-kaca, usai persidangan di Gedung MK, Jumat (17/2).

Untuk diketahui, Machica menggugat Pasal 2 ayat 2 dan Pasal 43 ayat 1 tentang anak hasil hubungan diluar perkawinan resmi. Sebab, aturan itu memberi sekat hubungan perdata anak terhadap ayah dan keluarganya.

Menurut Machica, anak hasil hubungan nikah siri juga harus mempunyai hak mendapat perlakuan dan pengakuan dari ayah biologis dan keluarga ayahnya. Machica menegasakan kemenangannya kali ini bukan untuk dirinya melainkan mewakili setiap anak Indonesia yang bernasib malang seperti anak buah cintanya bersama Moerdiono.

Machica menegaskan, putusan MK yang mengabulkan permohonan judicial review UU 1/1974 merupakan hadiah istimewa bagi buah cintanya dengan mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Moerdiono, Muhammad Iqbal Ramadhan.
"Pendidikan dan masa depannya masih panjang. Dia yang diuntungkan, dan saya akan mengurus akta anak saya," tutur dia.

Diakui Machica, konsekuensi putusan MK membuat jati diri dan kepercayaan dirinya meningkat. Setelah ini pihaknya akan membicarakan status Iqbal kepada keluarga besar almarhum Moerdiono guna mendapat pengakuan resmi.

Komentar Artikel

Artikel Terpopuler

Komentar Terbaru

Become a fan! Follow us!