Skip to: Content
Skip to: Site Navigation
Skip to: Search


Bahasa boleh beda, usia bisa uzur, cinta jalan terus

CINTA adalah bahasa universal yang dapat menabrak beragam sekat. Hal ini seperti dialami oleh sepasang kekasih dari rumah jompo di North Carolina, Amerika Serikat. Adalah Larry Bushnell, 85, dan nenek Columba Rosaly, 97, yang memutuskan untuk menikah pekan ini.

Editor : Oki Baren (oki@gresnews.com)

Larry Bushnell dan Columba Rosaly (Foto:dailymail.co.uk)

CINTA adalah bahasa universal yang dapat menabrak beragam sekat. Hal ini seperti dialami oleh sepasang kekasih dari rumah jompo di North Carolina, Amerika Serikat.

Adalah Larry Bushnell, 85, dan nenek Columba Rosaly, 97, yang memutuskan untuk menikah pekan ini. Keunikan dari pasangan ini, bukan hanya terletak pada usia mereka yang sudah diambang senja, keduanya tak bisa berbahasa seperti yang dikuasai masing-masing.

Untuk mengatasi kendala bahasa itu, Nenek Rosaly terpaksa menggunakan internet untuk menerjemahkan percakapannya dengan Kakek Bushnell. Bahkan, ungkapan perasaan cinta si kakek pun harus melewati penerjemah dari dunia maya.

Jurang pemisah cinta mereka tidak hanya masalah bahasa.

Nenek Rosaly yang lahir dan dibesarkan di Ekuador itu sudah cukup lama hidup menjanda setelah suaminya wafat lebih dari satu dekade silam. Sedangkan Kakek Bushnell, pensiunan guru, dibesarkan di sebuah pertanian di Wisconsin dan pernah menikah sebanyak dua kali. Istri keduanya meninggal setahun silam.

Kendati demikian, cinta mereka adalah hadiah dari Sang Pencipta karena keduanya bisa saling menjaga di sisa hidup mereka.

"Saya tak pernah merasa begitu bahagia. Saya senang mengecup hidungnya," ucap Rosaly kepada The Charlotte Observer, seperti dikutip Huffington Post.

Komentar Artikel

Artikel Terpopuler

Komentar Terbaru

Become a fan! Follow us!