- Mendagri: FPI jangan ancam Konser Lady Gaga
- Taufik buat Indonesia unggul sementara 2-1 atas Inggris
- KPK panggil Menpora terkait kasus Hambalang
- Tim DVI Polri persilakan keluarga menengok jasad korban Sukhoi
- Badan Kehormatan DPR panggil pakar Telematika periksa video syahwat politisi Senayan
- SAR temuka perangkat parasut dan ELT, Minggu malam
- Aburizal Bakrie bertemu anggota parlemen Australia
- Hamas-Fatah sepakat percepat rekonsiliasi
- 30 WN Malaysia ditahan di Indonesia karena tersangkut kasus narkoba
- Janji PM China pengaruhi bursa Asia
Bahasa boleh beda, usia bisa uzur, cinta jalan terus
CINTA adalah bahasa universal yang dapat menabrak beragam sekat. Hal ini seperti dialami oleh sepasang kekasih dari rumah jompo di North Carolina, Amerika Serikat. Adalah Larry Bushnell, 85, dan nenek Columba Rosaly, 97, yang memutuskan untuk menikah pekan ini.
Berita terkait :
CINTA adalah bahasa universal yang dapat menabrak beragam sekat. Hal ini seperti dialami oleh sepasang kekasih dari rumah jompo di North Carolina, Amerika Serikat.
Adalah Larry Bushnell, 85, dan nenek Columba Rosaly, 97, yang memutuskan untuk menikah pekan ini. Keunikan dari pasangan ini, bukan hanya terletak pada usia mereka yang sudah diambang senja, keduanya tak bisa berbahasa seperti yang dikuasai masing-masing.
Untuk mengatasi kendala bahasa itu, Nenek Rosaly terpaksa menggunakan internet untuk menerjemahkan percakapannya dengan Kakek Bushnell. Bahkan, ungkapan perasaan cinta si kakek pun harus melewati penerjemah dari dunia maya.
Jurang pemisah cinta mereka tidak hanya masalah bahasa.
Nenek Rosaly yang lahir dan dibesarkan di Ekuador itu sudah cukup lama hidup menjanda setelah suaminya wafat lebih dari satu dekade silam. Sedangkan Kakek Bushnell, pensiunan guru, dibesarkan di sebuah pertanian di Wisconsin dan pernah menikah sebanyak dua kali. Istri keduanya meninggal setahun silam.
Kendati demikian, cinta mereka adalah hadiah dari Sang Pencipta karena keduanya bisa saling menjaga di sisa hidup mereka.
"Saya tak pernah merasa begitu bahagia. Saya senang mengecup hidungnya," ucap Rosaly kepada The Charlotte Observer, seperti dikutip Huffington Post.


.jpg)




Perdebatan mengenai artikel diatas diperbolehkan. Dilarang memberi komentar yang berupa iklan komersial. Komentar yang melanggar akan segera dihapus