Skip to: Content
Skip to: Site Navigation
Skip to: Search


Kaum Hawa lebih mudah emosi karena dehidrasi

Berdasarkan studi yang dilakukan di Universitas Connecticut, dehidrasi ringan dapat mengubah mood seseorang, menekan energi, serta menurunkan kemampuan untuk berpikir jernih. "Bahkan dehidrasi ringan yakni kehilangan 1,5 persen volume normal  air dari dalam tubuh bisa memengaruhi situasi emosional seseorang, terutama terhadap kaum perempuan," ucap peneliti, Harris Lieberman.

Editor : Oki Baren (oki@gresnews.com)

Ilustrasi (foto:reznatour.biz)

SULIT mengontrol emosi anda? Cobalah minum segelas air putih, dijamin emosi negatif dalam diri anda bisa lebih terkendali. Pasalnya, emosi yang meradang seketika, bisa jadi adalah sinyal yang menyebutkan bahwa tubuh anda kekurangan cairan atau bisa disebut dehidrasi.

Berdasarkan studi yang dilakukan di Universitas Connecticut, dehidrasi ringan dapat mengubah mood seseorang, menekan energi, serta menurunkan kemampuan untuk berpikir jernih.

"Bahkan dehidrasi ringan yakni kehilangan 1,5 persen volume normal air dari dalam tubuh bisa memengaruhi situasi emosional seseorang, terutama terhadap kaum perempuan," ucap peneliti, Harris Lieberman.

Menurut peneliti lainnya, Lawrence Armstrong, menambahkan bahwa sensasi rasa haus tidak akan timbul secara tiba-tiba hingga tubuh benar-benar kehilangan antara satu hingga dua persen cairan. Dehidrasi itu akan mulai berpengaruh terhadap pikiran dan performa tubuh.

"Masalah dehidrasi bisa menimpa semua orang. Dehidrasi bagi orang yang bekerja di depan komputer seharian, sama saja seperti pelari marathon yang kehilangan delapan persen volume air dalam tubuhnya ketika dalam pertandingan," ucap Armstrong, seperti dikutip Daily Mail.

Riset itu menunjukkan bahwa dampak dehidrasi ringan pada wanita muda bisa memicu sakit kepala, fatigue, dan sulit berkonsentrasi.

Sedangkan untuk lelaki muda, dehidrasi berdampak terhadap faktor mental, kemampuan memori, serta menaikkan tensi.

Penelitian ini juga menyebut, perubahan mood akibat dehidrasi yang terjadi selama fase istirahat maupun melakukan aktivitas tubuh lebih banyak dialami oleh kaum Hawa ketimbang laki-laki.

Komentar Artikel

Artikel Terpopuler

Komentar Terbaru

Become a fan! Follow us!