Pertanggungjawaban Terhadap Barang Lelang

Kamis, 16 Maret 2017, 06:00:00 WIB - Tips

Proses pelelangan barang (dok. kementerian keuangan)

Bahwa lelang adalah penjualan barang yang terbuka untuk umum dengan penawaran harga secara tertulis dan atau lisan yang semakin meningkat atau menurun untuk mencapai harga tertinggi, yang didahului dengan Pengumuman Lelang.

Dalam pelaksanaan lelang para pihak yang turut melakukan pelaksana lelang diantaranya adalah, penjual, pejabat lelang, dan pembeli. Namun, berkaitan dengan siapakah yang bertanggung jawab atas keabsahan barang lelang atau dokumen-dokumen barang lelang mungkin para pembaca ada yang belum mengetahui. Untuk itu, Tips Hukum akan mengulasnya.

Pada dasarnya, pertanggungjawaban barang lelang ada pada penjual, hal tersebut sebagaimana yang diatur dalam Pasal 16 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 106/Pmk.06/2013 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 93/Pmk.06/2010 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang, menyatakan bahwa Penjual/Pemilik Barang bertanggung jawab terhadap:

a. Keabsahan kepemilikan barang.
b. Keabsahan dokumen persyaratan lelang.
c. Penyerahan barang bergerak dan/atau barang tidak bergerak dan
d. Dokumen kepemilikan kepada Pembeli.

Selain itu, Penjual atau Pemilik Barang bertanggung jawab terhadap gugatan perdata, tuntutan pidana, tuntutan ganti tugi yang timbul akibat tidak dipenuhinya peraturan perundang-undangan di bidang lelang.

Komentar