Perlindungan Bagi Profesi Advokat di Dalam Maupun di Luar Sidang

Rabu, 11 Januari 2017, 06:00:00 WIB - Tips

Advokat mendampingi klien di persidangan (ANTARA)

Dalam menjalankan tugasnya untuk mendampingi klien, seorang advokat tidak lepas dari risiko yang menghalanginya. Risiko tersebut sering didapat ketika mendampingi suatu permasalahan baik dipersidangan apalagi diluar persidangan. Sehingga demi tegaknya hukum dan keadilan bagi masyarakat pencari keadilan, profesi advokat pun harus mendapat perlindungan dari pemerintah. Berikut uraiannya.

Secara khusus telah dibuat aturan dalam Undang-undang Nomor 18 tahun 2003 Tentang Advokat. Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan Advokat adalah orang yang berprofesi memberi jasa hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan yang memenuhi persyaratan berdasarkan ketentuan Undang-Undang ini.

Berkaitan dengan pemberian jasa hukum tersebut UU ini mengatur perlindungan terhadap advokat yang sedang menjalankan tugasnya seperti terdapat dalam Pasal 16 yang menyebutkan jika Advokat tidak dapat dituntut baik secara perdata maupun pidana dalam menjalankan tugas profesinya dengan itikad baik untuk kepentingan pembelaan Klien dalam sidang pengadilan.

Hal ini pun diperkuat lagi oleh putusan MK No. 88/PUU-X/2012 dan UU nomor 16 tahun 2011 tentang Bantuan Hukum yang menyebut pemberi bantuan hukum atau advokat dalam menjalankan tugasnya dapat dengan bebas tanpa ketakutan dan kekhawatiran baik didalam sidang maupun di luar persidangan.

Sehingga dalam menjalankan tugas dan profesinyanya, advokat tidak boleh diintimidasi, dihalang-halangi atau sampai ditahan untuk membela kepentingan kliennya.

Komentar