Pengangkatan Jenderal Budi Gunawan sebagai Kepala Badan Intelijen Negara diwarnai sejumlah isu tak sedap. Salah satunya adalah karena dekat dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, maka Budi Gunawan dipilih sebagai kepala BIN dan naik pangkatnya menjadi jenderal bintang empat.

Ada pula tudingan bahwa pengangkatannya adalah barter politik. Hari ini setelah dilantik menjadi kepala BIN, Jenderal Budi Gunawan menjawab semua tuduhan miring tersebut.

Budi Gunawan membantah dilantik menjadi kepala BIN karena kedekatannya dengan Ketum PDIP Megawati. "Semua dekat,yang dekat dengan bu Mega bukan hanya saya. Professionalisme jadi kata kunci," kata Budi Gunawan kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/9).

Budi Gunawan meminta pengangkatannya sebagai kepala BIN tidak dipolitisir. "Mohon jangan dipolitisasi. Saya rasa presiden selalu mempunyai pertimbangan yang matang. Mohon doanya," kata dia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) petang tadi resmi melantik Budi Gunawan sebagai kepala BIN. Setelah dilantik, pangkat Budi Gunawan pun dinaikkan menjadi jenderal bintang empat. (mon/dtc)