- Mendagri: FPI jangan ancam Konser Lady Gaga
- Taufik buat Indonesia unggul sementara 2-1 atas Inggris
- KPK panggil Menpora terkait kasus Hambalang
- Tim DVI Polri persilakan keluarga menengok jasad korban Sukhoi
- Badan Kehormatan DPR panggil pakar Telematika periksa video syahwat politisi Senayan
- SAR temuka perangkat parasut dan ELT, Minggu malam
- Aburizal Bakrie bertemu anggota parlemen Australia
- Hamas-Fatah sepakat percepat rekonsiliasi
- 30 WN Malaysia ditahan di Indonesia karena tersangkut kasus narkoba
- Janji PM China pengaruhi bursa Asia
Rektorat UMY selalu biarkan kekerasan
Dari peristiwa tersebut, kata Untung, Kampus melalui PR III sudah membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) untuk pengusutan dan penyelesaian masalah.
Berita terkait :
Aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Yogyakarta diserang kelompok orang tak dikenal pada 27 Mei 2011 di kampusnya.
Mendapat berita tersebut, salah satu alumni IMM Untung Nursetiawan mengklarifikasi berita ini kepada pimpinan IMM cabang AR Fakhruddin selaku representasi IMM di UMY. Selain itu Untung juga mengklarifikasi beberapa saksi.
Dari peristiwa tersebut, kata Untung, Kampus melalui PR III sudah membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) untuk pengusutan dan penyelesaian masalah.
TPF juga menjanjikan tanggal 4 Juni 2011 sudah terdata nama-nama pelaku.
Pada 6 Juni 2011, Untung, alumni IMM dan Pimpinan IMM AR Fakhruddin menemui PR III UMY Sri Atmaja. Saat itu PR III kembali menjajikan pada 11 Juni, kasus kekerasan tersebut bisa terungkap motif serta pelakunya.
Namun hingg saat ini tidak pernah ada kejelasan dari pihak kampus terkair terjadinya kekerasan di kampus UMY.
Selain itu, kata Untung, kekerasan yang terjadi UMY pernah terjadi pada 2001 dan 2002 dan pihak kampus sampai sekarang tidak memberikan penjelasan peristiwa itu.
Achsin Elqudsy
achsinkudus@yahoo.com


.jpg)




Perdebatan mengenai artikel diatas diperbolehkan. Dilarang memberi komentar yang berupa iklan komersial. Komentar yang melanggar akan segera dihapus