- Mendagri: FPI jangan ancam Konser Lady Gaga
- Taufik buat Indonesia unggul sementara 2-1 atas Inggris
- KPK panggil Menpora terkait kasus Hambalang
- Tim DVI Polri persilakan keluarga menengok jasad korban Sukhoi
- Badan Kehormatan DPR panggil pakar Telematika periksa video syahwat politisi Senayan
- SAR temuka perangkat parasut dan ELT, Minggu malam
- Aburizal Bakrie bertemu anggota parlemen Australia
- Hamas-Fatah sepakat percepat rekonsiliasi
- 30 WN Malaysia ditahan di Indonesia karena tersangkut kasus narkoba
- Janji PM China pengaruhi bursa Asia
Indonesia sudah bisa dikatakan negara gagal?
Mulai dari berita dugaan korupsi, dugaan manipulasi anggaran, putusan pengadilan yang dirasa tidak adil dan lain-lain.
Berita terkait :
Berita yang dimuat (disampaikan) di media massa beberapa bulan terakhir ini tak ada berita baik untuk masyarakat di negeri tercinta Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Hampir semua berita yang disampaikan adalah berita-berita menyedihkan. Mulai dari berita dugaan korupsi, dugaan manipulasi anggaran, putusan pengadilan yang dirasa tidak adil dan lain-lain. Tidak satupun berita yang tersiar menyenangkan. Hampir semuanya berita duka.
Berita dugaan mafia pajak dan mafia hukum Gayus Tambunan, berita dugaan kasus korupsi di Wisma Atlet yang diduga menyangkut para petinggi dari partai berkuasa, berita dugaan kejahatan di badan anggaran DPR RI yang diduga melibatkan pimpinan DPR RI dan Kementrian Keuangan, berita putusan pengadilan tipikor terhadap seorang peniup peluit yang dijatuhkan hukuman yang berbeda hanya satu bulan dengan rekan-rekannya yang lain (sesama rekan yang menerima cek pelawat), berita seorang ibu yang membuka kasus dugaan contek masal, berita dihukum pancungnya TKW di Arab Saudi.
Lalu berita putusan kasasi Prita Mulyasari yang dinyatakan bersalah oleh MA yang dirasa mencederai rasa keadilan, berita mengenai dugaan instruksi presiden yang tidak ditindaklanjuti para bawahannya, berita ditangkapnya seorang hakim oleh KPK, berita perdebatan hakim konstitusi mengenai dugaan surat palsu, berita mengenai tindak lanjut kasus Bank Century dan terakhir berita yang sedang dan masih berlanjut diberitakan mengenai panja mafia pemilu serta blackberry messenger (BBM) dan wawancara M. Nazaruddin dan lain-lain.
Berita-berita inilah yang menghiasi dan menjadi berita utama hampir seluruh media baik media cetak maupun media elektronik
Dengan pemberitaan yang semuanya berkonotasi negatif pada pemerintahan, lembaga-lembaga tinggi negara saat ini, apakah media yang menyampaikan berita-berita ini, bermaksud menyatakan ke masyarakat bahwa pemerintah telah gagal dalam mengelola negeri tercinta ini?
Apakah dengan pemberitaan-pemberitaan semacam ini, negara ini sudah boleh dikatakan adalah negara gagal?
Bagaimanakah kriteria sebuah negara gagal? Terima kasih.
Khoe Seng Seng
ITC Mangga Dua lt. 2 blok B 42, Jakarta 14430. HP 08161480459


.jpg)




Perdebatan mengenai artikel diatas diperbolehkan. Dilarang memberi komentar yang berupa iklan komersial. Komentar yang melanggar akan segera dihapus