"Itulah beberapa tantangan dan tuntutan yang harus dihadapi oleh para perwira, dalam bentuk tugas yang akan diemban ditengah perkembangan kondisi sosial politik nasional dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi di era reformasi dan globalisasi yang berjalan semakin dinamis."

Jakarta - Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono SE menerima  laporan kenaikan pangkat 30 Perwira Tinggi (pati) TNI terdiri dari 19 Pati TNI AD, enam Pati TNI AL dan lima Pati TNI AU di Ruang Hening Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Rabu (11/4).

Panglima TNI mengatakan, kenaikan pangkat perwira tinggi adalah kebutuhan strategis organisasi guna menuju kemajuan di masa depan. Karena itu konsekuensi moral yang melekat dalam pola pikir, pola sikap dan pola tindak para perwira adalah bagaimana dalam tugas di masa depan dapat mensajikan kreativitas yang inovatif, kerja cerdas yang dilandasi dedikasi, loyalitas dan sikap antisipatif, serta mampu memancarkan makna wibawa, kearifan dan menjadi sumber keteladanan bagi lingkungan kerja maupun lingkungan sosialnya.

"Itulah beberapa tantangan dan tuntutan yang harus dihadapi oleh para perwira, dalam bentuk tugas yang akan diemban ditengah perkembangan kondisi sosial politik nasional dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi di era reformasi dan globalisasi yang berjalan semakin dinamis," kata Panglima TNI melalui pernyataan tertulis yang diterima gresnews.com, Rabu (11/4).

Para Pati TNI yang melaporkan kenaikan pangkat dari TNI AD yaitu Letjen TNI Langgeng Sulistiyono (Sesmenko Polhukam RI), Mayjen TNI Joko Sriwidodo (Aslog Kasad), Mayjen TNI Ir Arief Rachman, (Ses Unhan), Mayjen TNI Dicky Wainal Usman (Asrena Kasad), Mayjen TNI Tahan SL Toruan (Desisnas Setjen Wantannas), Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim (Danpussenif Kodiklat TNI AD), Brigjen TNI Mulyono (Kabinda Maluku BIN), Brigjen TNI Yayat Sudrajat (Direktur Kontra Terorisme Deputi III BIN), Brigjen TNI I Made Sukadana (Sekretaris Kodiklat TNI AD), Brigjen TNI Ir Edy Sudarmanto (Kadisinfolahtad), Brigjen TNI Yoedhi Swastanto (Kapusdiklat Bahasa Badiklat Kemhan RI), Brigjen TNI Yoedhi Swastono (Kabinda Jabar BIN), Brigjen TNI Tjuk Agus Minahasa (Karoren Setjen Kemhan RI), Brigjen TNI Liston A Simanjuntak (Kabinda Papua Barat BIN), Brigjen TNI Zainal Arifin (Dirziad), Brigjen TNI Pandji Suko Hari Yudho (Kadispenad), Brigjen TNI Soebagijo (Waorjen TNI), Brigjen TNI Toto Siswanto (Bandep Lingstraint Dejiandra Setjen Wantannas), dan Brigjen TNI dr Daniel Tjen, Sp.S. (Wakapuskes TNI).

Laporan Korps kenaikan pangkat tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor : Sprin/745/IV/2012, tanggal 9 April 2012 tentang kenaikan Pangkat ke/dalam golongan Pati TNI.
           
TNI Angkatan Laut yaitu Laksdya TNI Sumartono (Irjen Kemhan RI), Laksda TNI Denny Novendy (Pa Sahli Tk III Intekmil Panglima TNI), Laksda TNI Sri Mohamad Daro Jatim (Pangkolinlamil), Laksma TNI Winarto (Kabinda Kepulauan Riau BIN), Laksma TNI Ir Achmad Djamaludin (Bandep Lingstrareg Dejiandra Setjen Wantannas), dan Laksma TNI Tri Wahyudi Sukarno (Danguspurlaarmabar).

Pati TNI AU yakni Marsda TNI R Hari Muljono (Dankodikau), Marsma TNI Sutedjo (Kadiskuau), Marsma TNI Mochammad Sofiudin (Karoum Setjen Kemhan RI),  Marsma TNI Fidiyatullah Achmad (Direktur Asia Deputi I BIN), dan Marsma TNI Yuyu Sutisna (Pangkosekhanudnas III Medan).