- Mendagri: FPI jangan ancam Konser Lady Gaga
- Taufik buat Indonesia unggul sementara 2-1 atas Inggris
- KPK panggil Menpora terkait kasus Hambalang
- Tim DVI Polri persilakan keluarga menengok jasad korban Sukhoi
- Badan Kehormatan DPR panggil pakar Telematika periksa video syahwat politisi Senayan
- SAR temuka perangkat parasut dan ELT, Minggu malam
- Aburizal Bakrie bertemu anggota parlemen Australia
- Hamas-Fatah sepakat percepat rekonsiliasi
- 30 WN Malaysia ditahan di Indonesia karena tersangkut kasus narkoba
- Janji PM China pengaruhi bursa Asia
10 PSK terjaring razia jelang Ramadan di Kemayoran
Lima titik yang menjadi sasaran operasi, di antaranya sekitar kawasan Galur, Jl Benyamin Sueb, Gang Laler, Jl Letjend Suprapto hingga depan Cempaka Mas, serta sekitar kawasan Angkasa Pura.
Berita terkait :
Jakarta - Untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan serta kekhusyukan umat muslim dalam menjalan ibadah puasa pada bulan Ramadan, razia terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) terus digencarkan.
Salah satunya seperti yang dilakukan jajaran Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (31/7). Dalam razia itu, petugas berhasil menjaring 10 pekerja seks komersil (PSK) dan 14 PMKS lainnya.
"Razia ini dilakukan sebagai salah satu upaya dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan memasuki bulan suci Ramadan," kata Maharyadi, Camat Kemayoran, tulis beritajakarta.com, Minggu (31/7).
Dalam razia tersebut, lanjut dia, ada sebanyak lima titik yang menjadi sasaran operasi, di antaranya sekitar kawasan Galur, Jl Benyamin Sueb, Gang Laler, Jl Letjend Suprapto hingga depan Cempaka Mas, serta sekitar kawasan Angkasa Pura.
Sempat terjadi ketegangan saat penertiban dilakukan. Pasalnya, ada salah satu oknum warga yang meminta dan memaksa agar salah satu wanita yang terjaring dan diduga sebagai PSK untuk dilepaskan. Namun, hal itu tidak digubris oleh petugas dan tetap membawa mereka yang terjaring untuk kemudian dilakukan pendataan.
Untuk melakukan kegiatan itu, sebanyak 85 personil gabungan yang terdiri dari Muspika Kecamatan Kemayoran ikut dilibatkan ke lokasi penertiban. Setelah didata, para PSK dan PMKS yang terjaring kemudian dikirim ke Panti Sosial Kedoya, Jakarta Barat, untuk diberikan pembinaan.
(new)


.jpg)




Perdebatan mengenai artikel diatas diperbolehkan. Dilarang memberi komentar yang berupa iklan komersial. Komentar yang melanggar akan segera dihapus