- Mendagri: FPI jangan ancam Konser Lady Gaga
- Taufik buat Indonesia unggul sementara 2-1 atas Inggris
- KPK panggil Menpora terkait kasus Hambalang
- Tim DVI Polri persilakan keluarga menengok jasad korban Sukhoi
- Badan Kehormatan DPR panggil pakar Telematika periksa video syahwat politisi Senayan
- SAR temuka perangkat parasut dan ELT, Minggu malam
- Aburizal Bakrie bertemu anggota parlemen Australia
- Hamas-Fatah sepakat percepat rekonsiliasi
- 30 WN Malaysia ditahan di Indonesia karena tersangkut kasus narkoba
- Janji PM China pengaruhi bursa Asia
Penyebaran undangan e-KTP buat warga DKI tersendat
Dari enam item yang harusnya didistribusikan Kementerian Dalam Negeri, belum semuanya diterima 267 kelurahan yang ada di Jakarta.
Berita terkait :
Jakarta - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta belum dapat mengedarkan undangan pendataan yang ditujukan bagi warga karena tak kunjung rampungnya pendistribusian perangkat KTP elektronik (e-KTP) di sejumlah kelurahan.
Rencananya, undangan akan diedarkan ketika semua sistem telah berfungsi dengan baik. Namun, hingga kini, dari enam item yang harusnya didistribusikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), belum semuanya diterima 267 kelurahan yang ada di Jakarta.
"Sesuai dari informasi dari Kemendagri, memang belum diperkenakan mengedarkan undangan, karena alat belum lengkap," kata Warisih, Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Selatan, dilansir beritajakarta.com, Minggu (31/7).
Di Jakarta Selatan, diungkapkan Warisih, hingga tadi pagi dari 65 kelurahan yang ada baru Kelurahan Cikoko yang memiliki perangkat lengkap e-KTP. Sedangkan 64 kelurahan lainnya baru menerima beberapa item dari 6 item untuk tiap perangkat.
"Jadi, misalnya ada yang baru menerima monitornya saja, ada yang PC nya saja dan lain sebagainya," sesal Warisih.
Untuk Jakarta Selatan sendiri, sedikitnya ada 1,5 juta wajib KTP. Warisih, berharap perangkat segera datang sehingga proses pendataan dapat rampung sesuai waktu yang telah ditetapkan sebelumnya, yakni pada November mendatang.
Kondisi yang sama juga terjadi di Jakarta Barat. Kasudin Dukcapil Jakarta Barat, Ahmad Fauzi menuturkan, perangkat e-KTP di 56 kelurahan belum didistribusikan dengan lengkap. "Ada yang dua item, ada yang tiga item, belum lengkap semuanya," tandas Fauzi.
Parahnya lagi, ditambahkan Fauzi, di Jakarta Barat belum ada satu kelurahan pun yang memiliki perangkat e-KTP lengkap. Padahal, pihaknya sudah sangat siap untuk menjalankan sistem e-KTP. "Janji dari Kemendagri sore ini, semoga saja," harap dia.
(new)


.jpg)




Perdebatan mengenai artikel diatas diperbolehkan. Dilarang memberi komentar yang berupa iklan komersial. Komentar yang melanggar akan segera dihapus