- Mendagri: FPI jangan ancam Konser Lady Gaga
- Taufik buat Indonesia unggul sementara 2-1 atas Inggris
- KPK panggil Menpora terkait kasus Hambalang
- Tim DVI Polri persilakan keluarga menengok jasad korban Sukhoi
- Badan Kehormatan DPR panggil pakar Telematika periksa video syahwat politisi Senayan
- SAR temuka perangkat parasut dan ELT, Minggu malam
- Aburizal Bakrie bertemu anggota parlemen Australia
- Hamas-Fatah sepakat percepat rekonsiliasi
- 30 WN Malaysia ditahan di Indonesia karena tersangkut kasus narkoba
- Janji PM China pengaruhi bursa Asia
Ratusan pengemis mengais rezeki Imlek
Dibawah terik panas matahari, sejauh pantauan gresnews.com, para pengemis ini dimasukkan dalam satu tempat yang dibatasi oleh tali tambang. Menunggu dan berharap para tamu yang telah melakukan sembahyang dan membagi-bagikan angpao kepada mereka.
Berita terkait :
Jakarta - Ratusan pengemis dari berbagai daerah sejak pagi tadi sudah memadati Klenteng Wihara Dharma Bakhti untuk mendapatkan rezeki (angpao) dari para tamu selepas melaksanakan sembahyang.
Salah satunya Ibu Sorimah, warga Kalijodo, Jakarta Barat, yang hampir setiap perayaan Tahun Baru Imlek, selalu menyambangi wihara ini. "Setiap tahun mas pasti ke sini, sejak tahun 2005," kata Sorimah, 64, di Klenteng Dharma Bhakti, Jakarta Barat, Minggu (22/1).
Namun, diakui Ibu yang membawa seorang balita ini, hingga siang ini pendapatannya biasanya saja. "Baru dapat Rp2.500 dari pemberian Rp5.000 dibagi dua," papar Sorimah.
Dibawah terik panas matahari, sejauh pantauan gresnews.com, para pengemis ini dimasukkan dalam satu tempat yang dibatasi oleh tali tambang. Menunggu dan berharap para tamu yang telah melakukan sembahyang dan membagi-bagikan angpao kepada mereka.
Selain itu, di dalam tempat tersebut bercampur aduk baik anak-anak, remaja hingga orang tua yang mengais rejeki di perayaan Tahun Naga Air ini.


.jpg)




Perdebatan mengenai artikel diatas diperbolehkan. Dilarang memberi komentar yang berupa iklan komersial. Komentar yang melanggar akan segera dihapus