Menyorot Konflik Penambangan Gunung Tujuh

Sabtu, 09 September 2017, 13:00:00 WIB - Sosial

Warga Protes Tambang Granit di Teluk Batang. Warga protes tambang granit di Gunung Tujuh, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. (ANTARA)


PERSOALAN SUMBER AIR - Sementara itu Direktur PT. TMS, Nasri Aslian, dalam suatu kesempatan mengakui adanya persoalan terkait sumber air. Di mana air tersebut menjadi kebutuhan masyarakat Kecamatan Teluk Batang. Menurutnya Warga khawatir aktivitas pertambangan akan mengganggu sumber air tersebut.

Padahal ia berjanji tak akan mengotak-atik keberadaan sumber air itu. Menurutnya perusahaan justru akan memaksimalkan keberadaan sumber air itu untuk kepentingan masyarakat, melalui program CSR.

Selain itu keberadaan investasi di lokasi tersebut menurutnya untuk pembangunan Wilayah Kabupaten Kayong Utara. Terutama untuk pengadaan material dalam rangka pembangunan menjelang pelaksanaan kegiatan Sail Selat Karimata 2016.

Masuknya perusahaan pertambangan ini, tambah dia, dapat membawa keuntungan bagi Kayong Utara. "Antara lain dari segi retribusi untuk meningkatkan pendapatan daerah, dengan sendirinya desa juga mendapatkan bagian," ujarnya.


Nasri mengklaim penolakan masyarakat atas aktivitas penambangan di lokasi tersebut, hanya karena kurangnya pemahaman masyarakat. (rm)


Baca selanjutnya: 1 2

Komentar