- Mendagri: FPI jangan ancam Konser Lady Gaga
- Taufik buat Indonesia unggul sementara 2-1 atas Inggris
- KPK panggil Menpora terkait kasus Hambalang
- Tim DVI Polri persilakan keluarga menengok jasad korban Sukhoi
- Badan Kehormatan DPR panggil pakar Telematika periksa video syahwat politisi Senayan
- SAR temuka perangkat parasut dan ELT, Minggu malam
- Aburizal Bakrie bertemu anggota parlemen Australia
- Hamas-Fatah sepakat percepat rekonsiliasi
- 30 WN Malaysia ditahan di Indonesia karena tersangkut kasus narkoba
- Janji PM China pengaruhi bursa Asia
Umat Budha padati Wihara Dharma Bhakti
Pengelola Wihara Dharma Bhakti mengatakan saat ini jumlah umat Budha yang bersembahyang di klenteng tertua di Jakarta itu masih terbilang sepi. Ritual pergantian Tahun China 2563 ini dilakukan untuk meminta keberkahan di Tahun Naga Air.
Berita terkait :
Jakarta - Pengelola Wihara Dharma Bhakti mengatakan saat ini jumlah umat Budha yang bersembahyang di klenteng tertua di Jakarta itu masih terbilang sepi. Ritual pergantian Tahun China 2563 ini dilakukan untuk meminta keberkahan di Tahun Naga Air.
Sejak Minggu (22/1) pagi, baru ratusan jemaat Budha yang berkunjung untuk melakukan sembahyang. Jumlahnya diperkirakan akan bertambah saat peuncak pergantian tahun pada dini hari bertepatan pukul 00.00 WIB ini. "Saat ini masih sepi. Biasanya puncak pergantian tahun jemaat akan lebih banyak lagi berdatangan," tutur Koordinator Pengurus Wihara Dharma Bhakti, Henky Halim.
Pasalnya, kata Henky pergantian tahun saat ini sangat dinantikan oleh para warga Tionghoa karena pada tahun ini banyak berkah yang diberikan.
"Tahun Naga Air ini dipercaya sebagai tahun pembawa keberkahan bagi warga Tionghoa," ungkap Henky.


.jpg)




Perdebatan mengenai artikel diatas diperbolehkan. Dilarang memberi komentar yang berupa iklan komersial. Komentar yang melanggar akan segera dihapus