Skip to: Content
Skip to: Site Navigation
Skip to: Search


Umat Budha padati Wihara Dharma Bhakti

Pengelola Wihara Dharma Bhakti mengatakan saat ini jumlah umat Budha yang bersembahyang di klenteng tertua di Jakarta itu masih terbilang sepi. Ritual pergantian Tahun China 2563 ini dilakukan untuk meminta keberkahan di Tahun Naga Air.

Reporter : Novrizal (novrizal@gresnews.com)
Editor : Oki Baren (oki@gresnews.com)

Perayaan Imlek (Foto:vivanews.com)

Jakarta - Pengelola Wihara Dharma Bhakti mengatakan saat ini jumlah umat Budha yang bersembahyang di klenteng tertua di Jakarta itu masih terbilang sepi. Ritual pergantian Tahun China 2563 ini dilakukan untuk meminta keberkahan di Tahun Naga Air.

Sejak Minggu (22/1) pagi, baru ratusan jemaat Budha yang berkunjung untuk melakukan sembahyang. Jumlahnya diperkirakan akan bertambah saat peuncak pergantian tahun pada dini hari bertepatan pukul 00.00 WIB ini. "Saat ini masih sepi. Biasanya puncak pergantian tahun jemaat akan lebih banyak lagi berdatangan," tutur Koordinator Pengurus Wihara Dharma Bhakti, Henky Halim.

Pasalnya, kata Henky pergantian tahun saat ini sangat dinantikan oleh para warga Tionghoa karena pada tahun ini banyak berkah yang diberikan.

"Tahun Naga Air ini dipercaya sebagai tahun pembawa keberkahan bagi warga Tionghoa," ungkap Henky.

Komentar Artikel

Artikel Terpopuler

Komentar Terbaru

Become a fan! Follow us!