Merancang Poros Tengah Pilkada Jawa Tengah

Senin, 01 Januari 2018, 09:01:09 WIB - Politik

Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy (tengah) berbincang dengan calon Gubernur Maluku Utara Ahmad Hidayat Mus (kanan) dan calon Wakil Gubernur Maluku Utara Rivai Umar (kiri) saat pengumuman pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara, di DPP PPP, Jakarta, Jumat (26/12).(ANTARA)

JAKARTA, GRESNEWS.COM - Munculnya nama Sudirman Said sebagai Calon Gubernur Jawa Tengah yang dideklarasikan partai Gerindra dan didukung kolega koalisinya, seperti PKS dan PAN. Hal itu membuat partai-partai lain harus berhitung dalam menentukan calon pesaing Sudirman Said.

Apalagi partai besar seperti PDIP hingga saat ini belum menentukan calonnya untuk maju dalam pilkada Jawa Tengah. Kemungkinan besar PDIP akan kembali mencalonkan Ganjar Pranowo untuk menandingi Sudirman Said. Namun diantara belum diumumkannya kepastian calon dari partai- partai besar seperti PDIP, membuat partai menengah ambigu menentukan dukungannya.

Namun hal itu tak membuat Partai Menengah seperti halnya PPP harus berpangku tangan. Mereka mulai menggalang Poros Tengah untuk mengajukan alternatif pilihan ketiga menghadapi pilgub Jawa Tengah 2018, setelah dua jago yang ada yakni Sudirman Said dan Ganjar Pronowo.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengakui partainya telah intensif menjalin komunikasi dengan sejumlah parpol. PPP bersama parpol lain akan menyiapkan sejumlah opsi dan berencana membentuk poros baru di Pilkada Jawa Tengah nanti.



'Kami terus menjalin komunikasi secara intensif dengan semua parpol. Kemarin sudah ketemu dengn Pak Hasto (Sekjen PDIP) dan Pak Idrus (Golkar), semua kita bicarakan, tapi belum final,' aku Romi kepada wartawan di RM Madam Tan, Jl Simanjuntak, Yogyakarta.

Romi mengungkapkan pertemuannya dengan PDIP untuk menjalin komunikasi dan penjajakan mengenai calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diajukan PDIP. Namun diakui sampai saat ini PDIP belum mengumumkan siapa yang bakal maju atau mendapat rekomendasi.

'Kami belum tahu, PDIP mungkin baru mengumumkan menjelang batas akhir. Mungkin bisa tanggal 4 Januari 2018 baru diumumkan,' ujarnya.

Baca selanjutnya: 1 2

Komentar