Berebut Suara PAN Modal Maju Pilgub Jateng

Selasa, 01 Agustus 2017, 09:00:21 WIB - Politik

Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais (kanan) menyampaian pandangannya dalam acara halal bihalal dan silaturahmi nasional di Pondok Pesantren Al Ishlah, Grujugan, Bondowoso, Jawa Timur, Minggu (23/7). Acara tersebut juga dihadiri Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang dalam kesempatan itu menyatakan belum menentukan sikap siapa calon gubernur yang akan diusung lewat partainya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Jawa Timur 2018. (ANTARA)

JAKARTA, GRESNEWS.COM - Bursa untuk menjaring calon gubernur Jawa Tengah mulai menghangat mengingat pemilihan gubernur akan berlangsung tahun depan. Sejumlah tokoh pun melakukan komunikasi politik lintas partai, termasuk ke PAN.

Syarat pencalonan menjadi cagub di Jateng adalah 20 kursi DPRD. Peta kekuatan parpol di Jateng PDIP menjadi pemilik kursi terbanyak dengan jumlah 31 kursi. PKB menjadi partai kedua dengan perolehan kursi terbanyak di DPRD, 13 kursi. Gerindra mempunyai 11 kursi di DPRD. PKS dan Golkar punya masing-masing 10 kursi. Demokrat memiliki total 9 kursi, sedangkan PAN dan PPP punya 8 kursi di DPRD Jateng.

Wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan mengatakan PAN cukup diperhitungkan di Jawa Tengah sebab geopolitik PAN di Jateng sangat strategis. 'PAN sangat diperhitungkan di peta politik Jateng,' ungkap Taufik, Senin (31/7).

Ia menyebut telah ditugaskan oleh Ketum PAN, Zulkifli Hasan, untuk memonitor proses politik Pilkada Jateng bersama Hanafi Rais. Penunjukannya lantaran Taufik memang mengetahui peta perpolitikan di Jawa Tengah.



Wakil Ketua DPR yang berasal dari Dapil Jateng ini menyebut, sudah ada beberapa tokoh yang melakukan komunikasi dengan PAN terkait Pilgub Jateng. Sejumlah nama yang masuk dalam bursa cagub Jateng seperti politikus PKB sekaligus mantan Menteri Desa, Marwan Jafar, eks menteri ESDM Sudirman Said, Bupati Kudus Musthofa (PDIP), Waketum Gerindra Ferry Juliantono, termasuk petahana Ganjar Pranowo.

Taufik mengatakan nama-nama tersebut sudah berkomunikasi dengan PAN. Selain itu juga ada nama lain seperti Ketua DPW Gerindra Jateng Abdul Wachid.

'Pak Marwan sudah ketemu dan komunikasi dengan ketum, Pak Zulkifli Hasan. Beberapa juga sudah menjalin komunikasi. Semua sudah. Pak Ferry sudah ketemu dan komunikasi. Pak Abdul Wachid Gerindra juga. Sudirman Said dan Marwan Jafar juga sudah. Termasuk dari PDIP sudah banyak yang komunikasi dengan PAN, dengan ketum,' ucap Taufik.

Hanya saja, PAN belum menjatuhkan pilihan kepada siapa dukungan akan diberikan. PAN sendiri membutuhkan kerja sama dengan partai lain atau koalisi untuk bisa mengusung pasangan calon di Pilgub Jateng.

'PAN akan lakukan kalkulasi sesuai mekanisme di Jateng. Karena tokoh-tokoh yang muncul ada dari partai yang sama. Seperti Ferry, Abdul Wachid, anaknya pak Hasyim si Saraswati dari Gerindra. Ada juga dari PDIP pak Mustofa, Pak Ganjar, kita komunikasi terus, tapi ini masih berproses,' tuturnya.

Tokoh-tokoh tersebut menurut Taufik melakukan komunikasi ke PAN dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang melalui tingkat daerah, petinggi partai, hingga sesepuh PAN seperti Amien Rais.

'Sekarang ada yang silahturahim ke DPW PAN Jateng, ada juga yang ke ketua umum, ada juga yang ke Pak Amien Rais,' sebut Taufik.

Untuk saat ini, PAN membuka ruang lebar kepada siapa pun yang ingin mendekatkan diri ke PAN. Namun Taufik berpesan, siapa pun nanti yang akan diusung oleh PAN harus bisa membangun Jawa Tengah.

Taufik pun punya pesan khusus kepada para tokoh yang ingin maju di Pilgub Jateng. Apalagi Jateng dibanding dengan Jatim dan Jabar, disebutnya masih tertinggal meski saat ini kemajuannya dianggap sudah signifikan.

Baca selanjutnya: 1 2

Komentar