Kasus Setnov Merembet ke Kriminalisasi Advokat

Minggu, 19 November 2017, 20:00:47 WIB - Politik

Kuasa hukum Ketua DPR Setya Novanto Frederic Yunadi (kanan) dan timnya menunjukkan sejumlah meme Setya Novanto yang beredar di internet di Direktorat Pidana Cyber Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (1/11). Tim kuasa hukum Setya Novanto melaporkan tindak pencemaran nama baik melalui meme yang beredar di media sosial. (ANTARA)

JAKARTA, GRESNEWS.COM - Kasus Setya Novanto merembet ke masalah lainnya, salah satunya soal eksistensi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat. Aliansi Advokat Nasionalis (AAN) mengecam koalisi masyarakat sipil, Petrus, Saor Siagian dan para advokat yang melaporkan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi ke KPK terkait obstruction of justice.

'Aliansi Advokat Nasionalis mengecam oknum Advokat dan LSM yang berusaha menghancurkan UU Advokat,' ujar Pendiri AAN, Hudson Markiano di Park Hotel, Cawang, Jakarta Timur, Minggu (19/11/2017).

Hudson mengatakan hal tersebut sungguh ironis karena banyak advokat yang hanya mengaku saja. Ia juga memperingati KPK untuk tidak merendahkan martabat advokat apalagi mencoba mengkriminalisasikannya.

'KPK akan berhadapan dengan seluruh advokat dan sarjana hukum Se-Indonesia. Oleh karenanya agar KPK tunduk dan menghormati putusan MK (Mahkamah Konstitusi) dan UU advokat,' katanya.



Hudson tidak dapat menjelaskan langkah selanjutnya setelah mengecam. AAN hanya merasa terganggu dan terusik karena ada advokat yang sedang menjalankan tugasnya untuk membela klien justru dilaporkan.

'Sementara kita akan mengecam karena kan menyangkut daripada masa depan penyidik. Ribuan advokat saya kira terusik akan terganggu dalam menjalankan tugas kita bayangkan jika advokat dalam membela kliennya kemudian orang bisa melaporkan nah ini kan dilaporkan ke KPK dan KPK merespon kan begitu, yang menjadi masalah kan begitu,' ungkapnya.

Mereka menuding KPK memperlakukan Novanto secara tidak adil padahal kondisinya masih dalam keadaan sakit. Bahkan Hudson mengatakan KPK membangun opini kepada masyarakat.

'Mengapa KPK begitu luar biasa memperlakukan Novanto apakah KPK juga melakukan hal yang sama kepada tersangka yang lain. Kalau Novanto dinyatakan dia sakit ya dihormati. Ya bagaimana KPK memaksakan diri memeriksa seseorang yang sakit? dan saya kira pengacara juga menjelaskan hal itu ke penyidik namun kami melihat dari mereka ini kan luar biasa membangun opini,' pungkasnya.

Baca selanjutnya: 1 2

Komentar