Ikatan Alumni Unpad: "Usaha Bareng, Siapa Takut?"

Minggu, 16 Juli 2017, 09:00:00 WIB - Peristiwa

Gedung rektorat Universitas Padjadjaran (Dok. Unpad)

JAKARTA, GRESNEWS.COM - "Usaha Bareng, Siapa Takut?" Begitulah 'tantangan' yang dilontarkan Ketua Ikatan Alumni (IKA) Unpad Hikmat Kurnia kepada ribuan alumni Unpad yang kini banyak bertebaran mengabdi di berbagai bidang pekerjaan. Di era kepemimpinanya, Hikmat memang memiliki visi untuk menyatukan para alumni, menghasilkan suatu gebrakan baru yang signifikan bagi bangsa.

"Banyak alumni Unpad yang sudah menduduki jabatan strategis di BUMN & BUMD, Pemerintah Daerah & Pusat, menjadi eksekutif dan profesional di perusahaan swasta nasional dan beberapa sudah menjadi pengusaha kelas nasional," kata Hikmat di acara peluncuran Padjajaran Entrepreneur Club (PADEC), di Gedung Alumni Unpad, Jl. Singaperbangsa No.1, Coblong Bandung, Jumat (15/7).

Hikmat menegaskan, salah satu hal yang menjadi fokus dari program kerja IKA Unpad saat ini adalah visi menciptakan 1 dari 20 alumni Unpad menjadi pengusaha. Pada pidato pelantikan Hikmat Kurnia menjadi ketua IKA Unpad, dia memaparkan, IKA Unpad akan membuat entrepreneur movement, inkubasi bisnis berkelanjutan, membuat kurikulum kewirausahaan dan metode pengajarannya. "Basis data website dan linkedin entrepreneur juga akan melengkapi program kerja bidang kewirausahaan ini," paparnya.

Pembentukan PADEC, kata dia, merupakan upaya untuk mewujudkan visi tersebut. Terpilih sebagai Ketua PADEC adalah Yuszak M Yahya. Yuszak pernah menjabat sebagai Presiden OIM Proindonesia, yang berpengalaman dalam membangun ekosistem untuk meng-akselerasi bisnis Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) di 25 kota. Tim PADEC juga digawangi oleh alumni-alumni Unpad berbagai fakultas, yang merupakan praktisi di bidang entrepreneurship seperti Felicia, Fajar Satria, Wusda, Hesti Farida, Kuswoyo, Wahyu Dharmawan, Felani dan masih banyak lagi.

Hikmat sendiri mengaku bahagia melihat antusiasme alumni Unpad atas pembentukan club entrepreneur ini begitu besar. "Tidak disangka baru empat hari informasi tentang Padec di broadcast di group-group Alumni Unpad, sudah ada 175 lebih peserta yang mendaftar," katanya.

Acara launching PADEC itu sendiri dibarengi dengan kegiatan seminar dan diskusi dengan tema: "Usaha Bareng Siapa Takut? Bagaimana langkah-langkah dan strategi mencari partner bisnis yang tepat". Dalam seminar itu, tampil dua alumi Unpad yang sukses sebagai seorang entreprenuer sebagai pembicara. Pertama, Noviyanti Setiyaningsih (Founder & Commercial Director of Alpha Integra). Kedua, Fajar Satria (Dosen dan Praktisi Profesional menangani kontrak-kontrak kerjasama korporasi selama 22 tahun).

Keduanya memotivasi para alumni yang hadir untuk berani tampil menjadi pengusaha di berbagai bidang. Mereka juga berbagi tips-tips membangun usaha dan meraih sukses di berbagai bidang. Event launching ini sendiri menjadi event perdana yang akan diikuti berbagai event lainnya.

"Event ini adalah perdana, harapannya PADEC bisa mengumpulkan data para alumni penggiat entrepreneur dan kemudian akan diajak bersinergi untuk membuat gerakan (movement) di masing-masing fakultas dibuatkan inkubasi bisnis berkelanjutan untuk para juniornya," terang Hikmat.

Sementara itu, Yuszak M Yahya mengatakan, PADEC akan menggandeng para stakeholder yang memiliki peran dalam menumbuhkan ekosistem bagus untuk tumbuhnya entrepreneurship, seperti menggandeng pihak pemerintah, swasta, komunitas, lembaga keuangan, investor, ritel modern, dan kampus. Dengan begitu, dia berharap akan muncul usahawan-usahawan handal dari rahim Unpad.

"Jika selama ini masyarakat mengenal tiga universitas negeri dengan kompetensi masing-masing, misalnya UI banyak melahirkan ekonom handal, ITB banyak melahirkan insinyur kelas dunia, UGM banyak melahirkan politisi dan ahli hukum, maka Unpad seharusnya bisa melahirkan banyak orang kreatif yang menjadi pengusaha," tegas Yuszak. (mag)

Komentar