Dua Calon Pasangan Khofifah di Pilgub Jatim

Senin, 06 November 2017, 08:00:00 WIB - Peristiwa

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa berdoa di depan makam mantan Ketua Umum Nahdlatul Ulama almarhum KH Hasyim Muzadi di sela menghadiri Halaqoh Nasional Ulama Pesantren dan Cendikiawan, Gerakan Dakwah Aswaja Bela Negara di Pesantren Al-Hikam, Depok, Jawa Barat, Rabu (24/10). (ANTARA)

JAKARTA, GRESNEWS.COM - Tim 17 yang menggodog nama-nama tokoh bakal calon pasangan Khofifah Indar Parawansa di ajang Pemilihan Gubernur Jawa Timur, sudah mengerucutkan nama hingga tinggal dua orang. Juru bicara Tim 17 KH Asep Saifuddin Chalim mengatakan, dua nama yang telah digodog Tim 17 yang terdiri kiai dan bu nyai itu akan segera diserahkan kepada partai koalisi pengusung Khofifah.

KH Asep menegaskan, pertengahan November diharapkan bisa diputuskan satu nama dan langsung deklarasi. "Hasilnya sudah signifikan. Ada dua nama tapi tidak boleh disebutkan namanya," ujar KH Asep Saifuddin, kepada wartawan usai rapat tertutup bersama Khofifah di kediamannya di Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya, Minggu (5/11).

KH Asep menambahkan, dari dua nama tersebut dibawa ke partai koalisi pengusung Khofifah untuk kemudian diputuskan satu nama yang berhak mendampingi Khofifah. "Insyaallah minggu depan atau belum seminggu Insyaallah sudah diputuskan satu nama diusung bersama-sama," jelasnya.

Ditanya, apakah dua nama itu adalah Ipong Muchlisoni (Bupati Ponorogo) dan Emil Dardak (Bupati Trenggalek)? Kiai Asep masih merahasiakannya. "Ya bisa birokrat, bisa politisi," jawab dia.



Dalam rapat tersebut, nampak hadir KH Salahuddin Wahid, Nyai Lili Wahid, Nyai Masruro dari Probolinggo, KH Suyuti dari Banyuwangi dan kiai serta nyai lainnya yang tergabung bersama 17 orang. Asep menambahkan sosok tersebut diyakini cocok mendampingi Khofifah. "Kriterianya bisa mendampingi Bu Khofifah," ujar Asep.

Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah ini optimistis bacawagub tersebut dapat mendulang suara di Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 mendatang. "Mereka Insyaallah akan menambah dulangan suara," ujarnya.

Tim 17 bersama Khofifah saat rapat tadi, juga membeberkan rekam jejaknya kedua nama bacawagub. "Tadi sudah membentangkan tentang rekam jejaknya dan seterusnya. Tinggal satu langkah lagi pasti segera yaitu dimintakan kepada partai pengusung untuk disepakati satu nama dan itu didukung oleh seluruh partai pengusung," jelasnya lagi.

Bagi Asep, Khofifah tentunya harus cocok dan senang dengan mungerucutnya 2 nama yang sudah dikantongi. Khofifah disebut sudah sreg dengan dua nama yang disodorkan untuk mendampinginya. "Bu Khofifah senang dengan kedua-duanya. Artinya bisa bekerja sama dengan dua-duanya," ungkapnya.

KH Asep menyakini dua nama tersebut dapat diterima Partai Demokrat yang selama ini merasa jumlah kursinya terbanyak dan merasa wakil adalah jatahnya. Dirinya sudah berulang kali menyampaikan bahwa, ada sinar yang tengah menyingsing bagi masyarakat Jawa Timur untuk terwujudnya Jawa Timur yang adil dan makmur. "Dan itu akan bisa dipahami seluruh partai, termasuk Demokrat. Insyaallah ada jalan keluarnya," jelasnya.

Rapat finalisasi kepastian pendamping Khofifah akan digelar bersama Tim 17, seluruh parpol koalisi digelar pada minggu depan. "Insyaallah sekitar pertengahan November ini sudah dideklarasikan," tutupnya. (dtc/mag)

Komentar