Agus Rahardjo Kembali Dilaporkan ke Penegak Hukum

Rabu, 04 Oktober 2017, 08:00:00 WIB - Peristiwa

Ketua KPK Agus Rahardjo (ANTARA)

JAKARTA, GRESNEWS.COM - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo kembali dilaporkan ke penegak hukum. Kali ini, Agus dilaporkan seseorang yang tidak disebutkan identitasnya ke Badan Reserse Kriminal Polri.

Adanya laporan terhadap Agus Rahardjo itu, dibenarkan oleh Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto. "Mengenai laporan terhadap Ketua KPK, memang betul ada seorang lelaki yang melapor ke Bareksrim Polri di mana dilaporkan bahwa hal tersebut salah satunya termasuk adalah Ketua KPK," Setyo, Selasa (3/10).

Setyo mengatakan, laporan tersebut masih sumir. Petugas Bareskrim menerima laporan itu, namun menyatakan laporan itu belum dilengkapi bukti yang cukup. Setyo mengatakan, petugas Bareskrim meminta kepada si pelapor untuk melengkapi dokumen yang diperlukan.

Dokumen pendukung sangat penting, agar laporan tersebut bukan hanya sekadar fitnah. "Karena dalam laporan kita tidak boleh melaporkan si A berbuat ini. Kalau tidak ada bukti-bukti awal yang cukup, memang polisi harus melengkapi, tetapi paling tidak ada dokumen di awal yang menjadi pangkal laporan tersebut sehingga laporan ini bukan fitnah," ujar Setyo.

"Ini yang perlu dipahami sementara dari Bareskrim juga masih menunggu pelapor membawa berkas atau dokumen sebagai kelengkapan. Dari Bareskrim belum ada tindak lanjut, sebatas menerima laporan," sambung Setyo.

Belum diketahui terkait apa Agus dilaporkan. Agus belum belum berkomentar mengenai aduan ini. "Masih sangat sumir laporannya, saya tidak bisa menyampaikan itu. Karena itu masuk substansi. Karena aduannya korupsi nanti langsung diserahkan ke Tipikor," kata Setyo.

Pelaporan ini merupakan yang kedua kalinya terhadap Agus Rahardjo. Sebelumnya, Agus dilaporan ole kelompok Jaringan Islam Nusantara (JIN) ke Kejaksaan Agung. Jaksa Agung M. Prasetyo mengatakan, Kejagung berhati-hati menangani pelaporan ini. "Laporan baru didalami. Nggak ada tenggat waktu, kita harus hati-hati," kata Prasetyo beberapa waktu lalu.

Pelapor, JIN, menduga Agus terlibat perkara pengadaan e-KTP saat menjabat Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). "Ini JIN menyampaikan Agus Rahardjo sebagai Ketua LKPP terlibat dalam e-KTP. Kita tak bisa serta-merta ambil keputusan, kita harus dalami," terang Prasetyo. (dtc/mag)

Komentar