KPK Tahan 4 Tersangka OTT Mojokerto

Minggu, 18 Juni 2017, 07:00:00 WIB - Peristiwa

Barang bukti suap DPRD Mojokerto (ANTARA)

JAKARTA, GRESNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan empat orang yang tertangkap tangan dalam operasi tangkap tangan (OTT) kasus suap di lingkungan DPRD Kota Mojokerto, sebagai tersangka. Keempat tersangka itupun langsung ditahan selam 20 hari guna keperluan penyidikan. Keempatnya ditahan di rumah tahanan terpisah,

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengungkapkan, Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Umar Faruq keluar akan ditahan di di Rutan Polres Metro Jakpus. Kemudian, Wakil Ketua DPRD Mojokerto Abdullah Fanani ditahan di Rutan Polres Metro jakarta Selatan.

Sementara itu, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) Kota Mojokerto Wiwiet Febriyanto di Rutan Klas I Cipinang Jaktim. Tersangka lainnya, Ketua DPRD Kota Mojokerto Purnomo sudah mendahului berangkat ke rutannya di Rutan Klas I Jaktim Cab. KPK Pomdan Jaya Guntur.

Penangkapan dilakukan KPK pada Jumat (16/6) kemarin hingga Sabtu (17/6) lepas tengah malam. Dari OTT tersebut diamankan uang sejumlah Rp470 juta. Dari jumlah itu, uang sebesar Rp300 juta merupakan bagian dari Rp500 juta nominal komitmen untuk pengalihan anggaran di Dinas PUPR. Sebelumnya sudah ada Rp150 juta yang dibayarkan pada 10 Juni 2017.

Sedangkan sisanya yaitu Rp170 juta diduga adalah komitmen setoran triwulan. Jumlah itu didapatkan dari Rp140 juta dari mobil Wiwiet dan Rp30 juta dari mobil seseorang berinisial T yang diduga sebagai perantara.

KPK pun menetapkan Purnomo, Abdullah, dan Umar sebagai tersangka penerima, sementara Wiwiet sebagai tersangka pemberi suap. H dan T sendiri masih berstatus sebagai saksi dan menjalani pemeriksaan di KPK

Saat ditanya tentang kasus suap ini, Ketua DPRD Kota Mojokerto Purnomo mengaku merupakan suap pertama. "Pemberian ke berapa, Pak?" tanya seorang wartawan.
"Pertama," timpal Purnomo, usai pemeriksaan, Minggu (18/6).

Purnomo kemudian langsung masuk ke mobil tahanan yang sudah terparkir di lobi depan gedung. Ia akan ditahan selama 20 hari pertama. "PNO (Purnomo) ditahan di Rutan Klas I Jaktim Cab. KPK Pomdan Jaya Guntur," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah. (dtc/mag)

Komentar