PKB Incar Kursi Cawagub di Pilgub Jabar

Sabtu, 12 Agustus 2017, 20:41:44 WIB - Peristiwa

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (kedua kiri) bersama Sekretaris Jenderal PKB Abdul Kadir Karding (kiri), Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf (kedua kanan) dan anggota DPR Fraksi PKB Maman Imanulhaq (kanan) menghadiri Halaqoh Kebangsaan PKB di Jakarta, Senin (7/8). Halaqoh Kebangsaan PKB kali ini mengangkat tema "Peran Strategis Madrasah Diniyah dalam Membangun Karakter Bangsa" terkait dengan penolakan PKB akan aturan Full Day School yang diterapkan oleh Kemendikbud. (ANTARA)

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masih menimbang pembentukan koalisi dengan partai NasDem, PPP dan Hanura di Pilgub Jabar 2018. Bila koalisi terbentuk PKB mengincar posisi calon wakil gubernur (cawagub) mendampingi Ridwan Kamil yang siap maju jadi calon gubernur (cagub).

Ketua DPW PKB Jabar Syaiful Huda mengatakan pengurus pusat PKB telah menginstruksikan untuk mengamankan posisi cawagub di Jabar.
'Iya memang DPP meminta kami di wilayah menyiapkan posisi wakil (cawagub) di koalisi,' kata pria yang karib disapa Huda ini saat ditemui di kantor PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung, Kota Bandung, Sabtu (12/8).

Secara perolehan kursi PKB memang hanya mendapat 7 kursi masih kalah dari PPP memiliki 9 kursi, namun unggul dari NasDem (5 kursi) dan Hanura (3 kursi). Dari perolehan jumlah kursi di DPRD itu, menurut Huda perolehan suara PKB lebih dominan dibanding ketiga parpol itu sehingga PKB bisa menjadi pimpinan koalisi.
'Misalnya koalisi itu jalan, sebenarnya PKB bisa jadi lead. Dilihat kalau objektivitas suara kami suaranya lebih besar, walau pun kursinya lebih banyak PPP. Jadi wajar kami minta wakil untuk Ridwan Kamil (NasDem),' tuturnya.

Ia menyebut ada beberapa nama yang kemungkinan disiapkan untuk posisi tersebut, termasuk dirinya. Namun, sejauh ini belum ada keputusan dari DPP PKB soal siapa yang bakal diusung.



'Ada beberapa nama dari kita (PKB). Saya di urutan bawah saja. Saya sebagai kader kalau dicalonkan, siap,' kata Huda menegaskan.
(dtc/mfb)

Komentar