Pembangunan Pulau Seribu Jadi Prioritas

Sabtu, 12 Agustus 2017, 20:31:49 WIB - Peristiwa

Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno (tengah) bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (14/7). Mantan Komisaris PT Duta Graha Indah itu diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus korupsi pembangunan rumah sakit pendidikan khusus penyakit infeksi dan pariwisata Universitas Udayana tahun anggaran 2009-2010 yang disangkakan kepada PT Duta Graha Indah yang kini bernama PT Nusa Konstruksi Enjiniring. (ANTARA)

Demi pemerataan pembangunan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno bakal berkantor di Kepulauan Seribu, satu bulan sekali. Pulau Seribu akan dibuat menjadi kawasan wisata dan tempat olahraga.

"Dengan membawa istri. Mbak Nur (Istri Sandiaga) senang sekali. Jadi saya akan gantian dengan Pak Anies," ucap Sandiaga Uno kepada Wartawan di Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu, Sabtu (12/8).

Sandi mengatakan, dirinya masih ingat dengan janji saat kampanye. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang akan dia kerjakan selepas dilantik pada Oktober 2017. "Memfokuskan di bidang pendidikan. Khususnya pendidikan tuntas dan berkualitas. Kita lihat bangunan SMK disini roboh, padahal baru dibangun," ujar Sandi.

Selain itu, kader dari Partai Gerindra itu menilai Pulau Tidung memiliki nilai wisata tinggi. Oleh karena itu, dia berencana akan membuat pergelaran olahraga.



"Sebelum akhir tahun di Pulau Tidung. Tiga olahraga dilakukan sekaligus. Renang di alam terbuka, lari, kemudian kayak," ujar Sandi.

Menurut Sandi, ada beberapa masalah di Kepulauan Seribu yang menjadikan daerah tersebut tertinggal dari kawasan lain di Jakarta. Salah satu masalah yang paling penting adalah infrastruktur.

"Untuk kesini kan perlu perjuangan. Membangun kesadaran warga untuk membangun semangat menjadi pembelajaran yang sangat baik," ucap Sandi.

"Contohnya tempat pengginapan untuk home stay. Untuk dipasangkan di Airbnb saja belum bisa. Ditawarkan di digital aja belum bisa," jelasnya. (dtc/mfb)

Komentar