Penjelasan BI Atas Peristiwa Ribuan ATM Bank Offline

Minggu, 27 Agustus 2017, 19:45:27 WIB - Peristiwa

Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir (kanan) menyaksikan kesepakatan yang dilakukan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Syahrul Baharisyah (kiri) dan Pemimpin Bank Riau-Kepri Cabang Selatpanjang Indra Gunawan untuk kerja sama kas titipan di Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Selasa (15/8). BI menggandeng Bank Riau-Kepri untuk kas titipan guna melayani kebutuhan uang kartal bagi masyarakat dan perbankan di daerah pesisir Riau dengan plafon penyediaan uang tunai hingga Rp100 miliar. ANTARA

Dalam dua hari terakhir, ribuan ATM bank tidak beroperasi alias offline. Penyebabnya terjadi gangguan satelit milik Telkom.

"Sehubungan dengan adanya permasalahan layanan pada beberapa ATM bank yang terjadi sejak Jumat (25/8) sore akibat gangguan (anomali) pada satelit Telkom-1, bank-bank tersebut Bersama Telkom sedang melakukan upaya pemulihan dengan mengalihkan koneksi dari satelit yang terganggu ke satelit Telkom 3S ataupun satelit lainnya," kata Agusman, Direktur Eksekutif, Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) dalam siaran pers, Minggu (27/8).

Misalnya PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, ATM yang offline mencapai 2.000 ATM. Selanjutnya ATM PT BNI (Persero) Tbk dengan 1500 unit offline. Begitu juga dengan yang dialami oleh PT Bank BRI Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Tabungan Negara Tbk serta perbankan lainnya. Hingga kini yang offline terus berkurang, seiring dengan langkah pengalihan jaringan.

Agusman menyatakan pihaknya sebagai otoritas Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah mendukung perbankan dalam melayani transfer dana masyarakat dengan memastikan bahwa sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS), Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI), dan Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS) berjalan dengan normal.



"Untuk mengantisipasi kebutuhan uang tunai di masyarakat, Bank Indonesia mendukung ketersediaan uang tunai di Perbankan," jelasnya.

"Bank Indonesia terus memantau perkembangan pemulihan gangguan, dan terus berkoordinasi dengan perbankan dan lembaga-lembaga terkait," tutupnya. (dtc/mfb)

Komentar