Setya Novanto Belum Juga Aktif sebagai Ketua DPR

Jum'at, 06 Oktober 2017, 19:30:20 WIB - Peristiwa

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Yogyakarta Antikorupsi melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Malioboro, DI Yogyakarta, Jumat (6/10). Dalam aksinya mereka menuntut Setya Novanto mundur dari jabatannya sebagai ketua DPR RI dan mendukung KPK dalam memberantas korupsi guna mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi. (ANTARA)

Empat hari setelah pulang dari RS Premier, Jakarta Timur, Setya Novanto belum aktif sebagai Ketua DPR. Meski begitu, Plt Sekjen DPR Damayanti mengatakan Novanto masih menandatangani beberapa surat penting DPR.

"Sampai hari ini beliau belum masuk karena masih recovery. Sampai hari ini belum aktif cuma memang ada beberapa surat yang sifatnya mendesak beliau bisa sebagian menandatangani, misal SK. Tapi belum aktif," jelas Damayanti di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (6/10).

Perempuan yang kerap disapa Maya itu menuturkan, untuk surat-surat tersebut, pihak DPR mengantarnya ke rumah Novanto. Namun dia menegaskan yang diantar hanya surat yang penting karena kondisi Novanto yang belum pulih.

"Melalui ajudan sampai 5 surat, pokoknya yang sangat urgen. Kalau tidak ditangani untuk kegiatan sehari-hari oleh ketua lain kan ada pimpinan, kolektif kolegial ya," ucap Maya.



Maya mengaku hingga saat ini belum ada informasi kapan Novanto akan kembali aktif. Namun dia menyebut hal itu tidak mengganggu kinerja DPR selama ini.

"Sejauh ini, untuk kegiatan sehari-hari tidak, karena kami punya lima pimpinan saling mengisi saja," tuturnya.

"Sampai hari ini saya belum tahu. Jadi biasanya cek sudah bisa masuk atau nggak, karena mesti ada pelaporan. Doain saja cepat sembuh," lanjutnya.

Sejak Novanto sakit, Damayanti mengaku belum berkomunikasi langsung dengan Novanto. Pasalnya, hingga saat ini Novanto belum bisa ditemui.

"Kalau saya sendiri nggak ya (komunikasi dengan Novanto). Jadi hanya disampaikan melalui ajudan atau Kabag. Beliau belum bisa ditemui," ucap dia.

"Kan kalau ada anggota yang mau nengok, kita izin dulu kadang lagi pemeriksaan atau tindakan kan nggak bisa. Jadi komunikasinya seperti itu," tuturnya.

Sebelumnya, Novanto pulang dari RS Premier, Jakarta Timur, pada Senin (2/10) lalu. Novanto menjalani operasi pemasangan ring di jantungnya di RS Premier. Pemasangan ring tersebut diakibatkan penyempitan fungsi pada jantungnya. Setelah menjalani operasi, Novanto dirawat di Intensive Cardiology Care Unit (ICCU). (dtc/mfb)

Komentar